<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="159913">
 <titleInfo>
  <title>RESILIENSI MASYARAKAT DI DAERAH RAWAN BANJIR (STUDI KASUS MASYARAKAT GAMPONG KUTA LHOKSUKON KABUPATEN ACEH UTARA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT SALSABILA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Gampong Kuta Lhoksukon merupakan salah satu daerah yang rawan dilanda bencana banjir sehingga menyebabkan kerusakan dan kerugian yang di alami oleh masyarakat setempat. Meskipun hidup di wilayah rawan bencana, masyarakat Gampong Kuta Lhoksukon menunjukkan resiliensi kuat melalui tindakan-tindakan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resiliensi masyarakat Gampong Kuta Lhoksukon, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara di daerah rawan banjir. Kajian ini menggunakan teori Solidaritas Sosial oleh Emile Durkheim. Adapun penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui tiga cara, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa masyarakat Gampong Kuta Lhoksukon resilien dan tangguh terhadap bencana banjir yang kerap terjadi di kawasan mereka. Resiliensi yang dimiliki oleh masyarakat Gampong Kuta Lhoksukon merupakan hasil dari pengalaman dan solidaritas yang terbangun melalui kesamaan dan rasa keterikatan emosional yang kuat antarindividu dalam masyarakat tradisional, yang termasuk dalam tipe solidaritas mekanik. Resiliensi masyarakat ditunjukkan dengan kemampuan bertahan dan menyesuaikan diri dengan lingkungan mereka, seperti penyesuaian kondisi terhadap tempat tinggal, membangun solidaritas antarmasyarakat, memiliki kesadaran untuk menyimpan tabungan darurat, dan membentuk sikap mental yang kuat dalam menghadapi bencana banjir. Dari bentuk resiliensi dan solidaritas yang ditemukan dalam penelitian ini memperkuar relevansi teori solidaritas mekanik Emile Durkheim, dimana di mana keseragaman latar belakang, keyakinan, perasaan, dan tanggung jawab moral menjadi dasar yang kokoh bagi ketangguhan bersama masyarakat dalam menghadapi bencana.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Resiliensi Masyarakat, Solidaritas, Banjir, Daerah Rawan Banjir&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>159913</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-10 23:00:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-11 11:41:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>