<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="159807">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KINERJA CONGESTION CONTROL TCP CUBIC DAN BBR TERHADAP SERANGAN DENIAL-OF-SERVICE (DOS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NASYWA YUNAZIR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Komputer</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, jaringan komputer menjadi infrastruktur penting dalam berbagai aspek kehidupan. Namun, meningkatnya penggunaan jaringan diikuti dengan munculnya ancaman keamanan jaringan yang semakin berkembang. Salah satu ancaman serius adalah serangan Denial-of-Service (DoS), yang dapat mengganggu stabilitas jaringan dengan membanjiri target melalui lalu lintas data yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja algoritma congestion control TCP CUBIC dan TCP BBR dalam menghadapi serangan DoS. Simulasi dilakukan menggunakan Network Simulator 3 (NS-3) dalam tiga kondisi: tanpa serangan, di bawah serangan UDP Flood, dan di bawah serangan SYN Flood, dengan variasi intensitas serangan dari ringan hingga berat. Parameter kinerja yang diamati meliputi throughput, congestion window (cwnd), dan queue size yang divisualisasikan dalam bentuk grafik untuk mempermudah analisis. Hasil simulasi menunjukkan bahwa TCP BBR menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam mempertahankan kinerja dibandingkan TCP CUBIC dalam semua skenario serangan. Pada serangan UDP Flood, TCP BBR mampu mempertahankan throughput yang lebih stabil dan cwnd yang lebih besar, sementara TCP CUBIC mengalami penurunan performa signifikan. Hal serupa terjadi pada serangan SYN Flood, di mana BBR tetap mampu mempertahankan kinerja yang layak bahkan pada intensitas tinggi, sedangkan CUBIC mengalami penurunan hingga hampir lumpuh. BBR terbukti lebih andal dalam kondisi ekstrem dan dapat menjadi pilihan lebih tepat untuk jaringan yang rentan terhadap serangan DoS.&#13;
&#13;
Kata Kunci:  DoS, TCP CUBIC, TCP BBR, NS-3, Congestion Control, UDP Flood, SYN Flood</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>159807</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-10 15:56:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-11 10:53:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>