<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="159275">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS FAKTOR – FAKTOR PENYEBAB KEBERHASILAN PADA PROYEK KONSTRUKSI RNDI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAHMATAN CHAIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fak. Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Keberhasilan proyek konstruksi merupakan tujuan utama bagi perusahaan jasa konstruksi, karena menjadi tolak ukur tercapainya kualitas pembangunan yang sesuai dengan harapan. Keberhasilan ini umumnya dilihat dari sejauh mana proyek dapat diselesaikan dengan mutu yang baik, tepat waktu, dan sesuai anggaran. Namun dalam praktiknya, ketiga aspek tersebut seringkali menghadapi berbagai tantangan di lapangan, mulai dari keterlambatan, pembengkakan biaya, hingga masalah mutu pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor utama yang paling berpengaruh terhadap keberhasilan proyek konstruksi di Kota Banda Aceh, serta memberikan gambaran mengenai sejauh mana faktor-faktor tersebut diterapkan oleh perusahaan kontraktor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 55 perusahaan kontraktor yang tergabung dalam BPD GAPENSI Kota Banda Aceh. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk melihat kecenderungan jawaban responden terhadap masing-masing indikator mutu, waktu, dan biaya. Hasil analisis menunjukkan bahwa mutu menjadi faktor yang paling dominan dalam keberhasilan proyek konstruksi, dengan rata-rata tertinggi dibandingkan faktor lainnya. Indikator mutu yang paling menonjol adalah pengendalian kualitas bahan/material di lapangan dan minimnya pekerjaan ulang. Di sisi lain, faktor biaya juga menunjukkan pengaruh besar, khususnya dalam hal pengelolaan bahan agar efisien. Faktor waktu tetap dianggap penting, terutama pada penyusunan jadwal yang realistis dan penggunaan material sesuai rencana. Secara keseluruhan, keberhasilan proyek tidak hanya ditentukan oleh satu faktor saja, namun membutuhkan keseimbangan antara mutu, waktu, dan biaya. Oleh karena itu, perencanaan dan pelaksanaan proyek yang terintegrasi sangat dibutuhkan agar tujuan proyek dapat tercapai secara optimal.&#13;
Kata Kunci : proyek konstruksi,keberhasilan, mutu, waktu, biaya.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>159275</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-09 12:49:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-09 14:58:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>