<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="156059">
 <titleInfo>
  <title>PELAKSANAAN PENDIDIKAN  SENI  DAN PENGEMBANGAN MODEL EVALUASINYA PADA SEKOLAH LANJUTAN TINGKAT PERTAMA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Taat Kurnita Yeniningsih</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>prog. studi magister pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2003</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Secara teoritis,  penerapan  pendidikan  tari dan  musik  pada  sekolah  menengah harus ditempatkan pada  latar pendidikan.  Pedoman untuk penerapannya mengacu pada GBPP  dan   bidang  yang dimiliki oleh  guru.   Kajian ini   bertujuan  untuk menemukan    bagaimana  guru  menerapkan    pendidikan  seni   tari  dan  musik&#13;
disekolah dan bagaimana mereka mengembangkan model  evaluasi dalam konteks  pendidikan. Penelitian ini  dilakukan di sekolah menengah pertama di kota Banda Aceh.   Study  atau  kajian  ini   menggunakan  metode  kualitatif.   Data  diperoleh melalui  observasi, perekaman dan dokumentasi.  Informan dan responden adalah kepala sekolah,  guru kesenian, dan  gur-guru di  SLTP Kota  Banda Acch,serta beberapa  murid  yang   mengikuti  pelajaran  tersebut.  Hasil  dari  penelitian  ini mengindikasikan  guru   tari  dan musik telah  memperhatikan aspek  pendidikan ketika  melaksanakan pengajaran  tari  dan  musik  serta   dalam  mengembangkan model evaluasi. Hal ini  dapat dilihat dari kedisiplinan siswa  belajar tari dan musik untuk  mendapat nilai yang diharapkan.  Aspek yang di evaluasi pada penampilan tari siswa adalah ingatan, ketepatan irama, ketepatan gerak, kedisiplinan siswa dan keinginan untuk belajar tari.  Sedangkan aspek yang dinilai  dalam  musik adalah hafalan,  ketepatan  irama, ekspresi, kedisiplinan siswa dan keinginan  yang  kuat untuk belajar  musik. Dalam proses evaluasi dengan atau tampa  instrumen guru­ guru  mengikuti tahapan mengajar, mengulang dan pengayaan serta evaluasi. Nilai yang   diberikan  oleh   guru  umumnya   berbentuk angka,  yamg   mengacu  pada penilaian acuan  patokan (PAP). Rekomendasi dalam penelitian ini,    Guru dalam mengevaluasi harus melihat aspek-aspek lain. Bagi pembuat kebijakan pendidikan harus  merevisi kurikulum   1994, karena tujuan yang ingin dicapai terlalu tinggi dan sukar untuk mencapainya&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>156059</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-05-20 11:17:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-05-20 11:17:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>