<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="155339">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI JARINGAN TRAYEK ANGKUTAN UMUM KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sriyanto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
  Transportasi angkutan umum di Kota Banda Aceh saat iri mengalami banyak  kemunduran. Fenomena ini dapat dilihat dengan semakin banyaknya kepemilikan kendaraan pribadi terutama  kendaraan roda dua serta berkurangnya jumlah pengguna armada angkutan umum, Jika hal ini  tidak disikapi dengan baik lambat  laun peran angkutan umum akan terpinggirkan dan menjadi alternatif terakhir  dalam pemilihan moda transportasi alternatif. Oleh karena itu diperlukan strategi  dalam penentuan jaringan trayek dan peningkatan mutu layanan angkutan umum  Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektifitas kondisi existing pelayanan  jaringan trayek angkutan umum Kota Banda Aceh, mencari alternatif optimalisasi untuk meningkatkan efekifitas jaringan trayek angkutan umum ditinjau  dari  tata  ruang kota, serta mengkaji kebijakan yang dapat diambil oleh kelembagaan  (pemerintah) untuk optimalisasi jaringan trayek dan pelayanan angkutan umum.  Hasil peneltian menunjukkan bahwa jaringan trayek eksisting saat masih dapat  dipertahan, karena dari 9 trayel angkutan, 5 diantaranya memiliki LF diatas 0,7  atau 70%. Untuk trayek yang memiliki load faktor dibawah 70% perlu dilakukan peninjauan kembali dengan menyeimbangkan antara jumlah armada (supply)  dengan jumlah penumpang (demand )y. Karena hasil penelitian menunjukkan  bahwa jumlah armada angkutan umum (supply) yang tersedia saat ini melebihi jumlah penumpang (demand)y yang menyebabkan pendapatan pengemudi semakin kecil. Untuk peningkatan efektifitas jaringan trayek ditinjau dari tata ruang (RTRW), perlu mengubah jaringan trayek angkutan umum Kota Banda Aceh yang berbentuk radial menjadi bentuk modifikasi radial, dengan membuka trayek­ trayek baru untuk memudahkan aksesibilitas semua kawasan di Kota Banda Aceh Optimalisasi dari sisi peran kelembagaan perlu dilakukan dengan startegi  penguatan dan menjalankan peran asistensi dengan membuat kebijakan yang  dapat mengakomodir aspirasi semua elemen masyarakat untuk menghindari  konflik  serta  untuk optimalisasi dan peningkatan mutu pelayanan angk utan umum  Kata  kunci; Angkutan Umum,  load factor, headway, trayek, BOK, kebijakan, kelembagaan,  tata  ruang &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>155339</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-05-05 15:14:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-05-05 15:14:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>