<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="148469">
 <titleInfo>
  <title>DAMPAK FRAGMENTASI HABITAT DAN DEFORESTASI TERHADAP POPULASI ALAMI GAJAH SUMATRA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS, TEMMINCK 1847) (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>DI KABUPATEN PIDIE, PROVINSI ACEH)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Firman Maulana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Pasca Sarjana Pengelolaan Lingkungan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Hilangnya habitat, fragmentasi, dan perburuan liar sering disebut-sebut sebagai ancaman utama terhadap kelangsungan hidup gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus), mengakibatkan konflik manusia-gajah yang intens. Meningkatnya perluasan kawasan pertanian, pertambangan mineral, pembangunan infrastruktur, pemanfaatan sumber daya hutan, penebangan kayu, dan pembukaan wilayah perkebunan menjadi yang utama faktor penyebab deforestasi dan degradasi hutan. Gangguan antropogenik ini menyebabkan habitat gajah terdegradasi, terfragmentasi, dan hilang. Jika habitat menjadi terfragmentasi, ketersediaan sumber daya akan menurun. Meningkatnya kehadiran dan aktivitas manusia menjadi salah satu faktor penyebab yang menjelaskan peninkatan angka konflik manusia-gajah pada lahan yang terdegradasi. Deforestasi memiliki hubungan langsung dengan habitat gajah Sumatera. Deforestasi mengurangi habitat alami gajah, yang pada gilirannya meningkatkan konflik antara gajah dan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk: menganalisis gambaran Fragmentasi Habitat; menganalisis pengaruh Deforestasi terhadap populasi gajah; dan mengkaji besar kontribusi Deforestasi terhadap populasi Gajah Sumatra. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh deforestasi terhadap populasi gajah di kabupaten Pidie. Korelasi antara deforestasi dengan populasi gajah yaitu sebesar 0,97 yang termasuk dalam kategori Sangat Kuat. Sementara nilai koefisien determinasi sebesar 92% yang berarti bahwa deforestasi mempengaruhi populasi gajah sebesar 92%.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Habitat, Deforestasi, Pergerakan Gajah Sumatera</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ELEPHANTS - CONSERVATION TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>639.979 67</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>148469</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-20 11:24:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-20 12:06:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>