PENGARUH PENGELOLAAN AIR DAN PEMBERIAN BARAN ORGANIK TERHADAP BEBERAPA SIFAT KIMIA TANAH, PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PADI SAWAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PENGELOLAAN AIR DAN PEMBERIAN BARAN ORGANIK TERHADAP BEBERAPA SIFAT KIMIA TANAH, PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PADI SAWAH


Pengarang

Aftah Maulana - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0105101020002

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2009

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Aftah Maulana. Pengaruh Pengelolaan Air dan Pemberian Bahan Organik Terhadap Beberapa Sifat Kimia Tanah, Pertumbuhan dan Produksi Padi Sawah (dibawah bimbingan Syamaun A. Ali sebagai ketua dan Nazir akhmad sebagai anggota).
Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat setiap tahunnya menuntut adanya peningkatan swasembada pangan, hal ini berkaitan dengan kebutuhan akan beras meningkat, sementara persediaannya sering tidak mencukupi sehingga perlu dilakukan usaha peningkatan produksi pertanian khususnya padi melalui program intensifikasi yang melibatkan petani dalam peningkatan efisiensi penggunaan pupuk.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengelolaan air dan pemberian bahan organik (bokashi, kompos dan pupuk kandang) terhadap beberapa sifat kimia tanah, pertumbuhan dan produksi padi sawah.
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Arongan Seunagan. Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya. Sedangkan untuk analisis sifat kimia tanah dilakukan di Laboratorium Penelitian Tanah Fakultas Pertanian Universitas Syiah
Kuala, Darussalam, Banda Aceh yang dilaksanakan sejak September sampai dengan Desember 2008.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor yang diteliti adalah (1) faktor pengelolaan air, yaitu berupa sistem pemberian dan kedalaman penggenangan yang dicoba dalam 3 taraf, yaitu: (a) pemberian air dengan penggenangan terus menerus dengan kedalaman 6 cm, (b) pemberian air dengan penggenangan terus menerus dengan kedalaman cm, (c) pemberian air secara terputus-putus atau
intermitten dan (2) faktor bahan organik terdiri dari bokashi, kompos dan pupuk kandang.
Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa pengelolaan air berpengaruh sangat nyata pada pertumbuhan tinggi tanaman umur 15, 30, 45 HST dan jumlah anakan 60 HST, berpengaruh nyata terhadap kadar P-tersedia, pertumbuhan tinggi tanaman umur 60 HST dan jumlah anakan 45 HST, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap kadar N-total, kadar K-dd, pH. jumlah anakan umur 15, 30 HST dan produksi padi sawah.
Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa pemberian bahan organik berpengaruh sangat nyata terhadap kadar P- tersedia, pH dan pertumbuhan tinggi HST, tanaman umur 15 berpengaruh nyata terhadap kadar K-dd dan berpengaruh tidak nyata pada kadar N-total, pertumbuhan tinggi tanaman umur 30, 45, 60 HST, jumlah anakan umur 15, 30, 45, 60 HST dan produksi padi sawah.
Kombinasi pengelolaan air dan pemberian bahan organik terhadap beberapa bahan organik tidak berpengaruh nyata terhadap kadar N-total. kadar P­ tersedia, kadar K-dd dan plH. Kombinasi pengelolaan air dan pemberian bahan
organik terhadap pertumbuhan dan produksi padi sawah berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman umur 15 HST, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman umur 30, 45, 60 HST, jumlah anakan
umur 15, 30, 45, 60 HST dan produksi padi sawah.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK