KUALITAS AIR PADA LAHAN TERKENA DAMPAK TSUNAMI DAERAH IRIGASI KRUENG GEUPU KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KUALITAS AIR PADA LAHAN TERKENA DAMPAK TSUNAMI DAERAH IRIGASI KRUENG GEUPU KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

Rita Prisilia - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0605106010026

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RINGKASAN
Air merupakan unsur vital yang berkaitan erat dengan kehidupan. Tanpa
air, maka mustahil kehidupan di dunia ini akan berlangsung. Dalam dunia
pertanian, air memegang peranan yang sangat penting dalam keberlangsungan
proses produksi. Kualitas air merupakan sifat air dan kandungan makluk hidup,
zat, energi, atau komponen lain di dalam air. Kualitas air dinyatakan dengan
beberapa parameter, yaitu parameter fisika dan kimia.
Penelitian tentang uji kualitas air tcrhadap daerah yang terkena dampak
tsunami di Kecamatan Leupung bertujuan untuk mengetahui kelayakan air secara
kualitas dan kuantitas scsuai dengan standar peraturan yang telah ditetapkan oleh
pemerintah dan mengetahui berapa besar perubahan kualitas air yang terjadi pada
aktivitas pertanian di lahan yang terkena dampak tsunami. Pengambilan sampel
dilakukan pada dua titik, yaitu yang tidak terkena dampak tsunami di pintu sadap
utama dan terkena dampak tsunami di saluran drainase. Pengumpulan data
dilakukan dengan pengamatan langsung di lokasi penelitian sebagai data primer.
terdiri dari pcngukuran debit dan nilai EC serta pengujian sampel di laboratorium.
Kelayakan air secara kualitas di lokasi penelitian untuk beberapa parameter
memenuhi standar kualitas air sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 82 Tahun
2001. Perubahan kualitas air pada lokasi penelitian yang tidak terkena dampak
tsunami dan yang tcrkena dampak tsunami pada musim hujan dan musim kemarau
mcmiliki nilai yang jauh berbeda. Beberapa parameter yang tidak memenuhi
standar kualitas air sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 82 Tahun 2001
adalah TDS, DHL dan SAR. Nilai TDS air keluar dari saluran drainase pada
musim kemarau adalah 4. 490,00 mg/l dan musim hujan adalah 2.050,00 mg/I,
sedangkan batasan baku mutu yang ditetapkan adalah 1000 mg/I. Nilai DI-IL air
keluar pada musim kemarau dan musim hujan berturut-turut sebesar 3,590,00
us/cm dan 3.570,00 s/cm tidak memenuhi baku mutu kelas IV yaitu 2.250,00
us/cm. Sedangkan nilai parameter SAR air keluar pada musim kemarau dan
musim hujan adalah 2.60 mg/I tidak sesuai dengan baku mutu yang ditetapkan
pada kelas IV yaitu 1.5-2.5 mg/I.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK