<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="138285">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH LAMA PENYIMPANAN TERHADAP PERUBAHAN MUTU DODOL TAPE UBI KAYU BUNGONG JAROE JUMPA PUTEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Yulie Salmah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pada umumnya tape ubi kayu mempunyai sifat tidak tahan lama, hanya &#13;
bertaha n sekitar tiga hari pada suhu ruang, disebabkan karena fermentasi tape ubi&#13;
kayu terus berlanjut. Produsen dan pedagang tape ubi kayu harus mencari &#13;
alternatif lain untuk mengolah tape ubi kayu yang tidak habis terjual sclama tiga &#13;
hari atau jika produksi tape ubi kayu berlebih di pasaran. Salah satu contoh&#13;
pengolahan lebih lanjut terhadap tape ubi kayu adalah pembuatan dodo! tape ubi &#13;
kayu. Penambahan tape ubi kayu pada pembuatan dodol dapat menambah cita &#13;
rasa dari dodol yang dihasilkan, Dodol adalah makanan semi basah yang &#13;
pembuatannya dari tepung ketan, santan kelapa dan gula pasir Umur&#13;
penyimpanan dodol yang masih layak untuk dikonsumsi yaitu 7 hari sampai 3 &#13;
bulan pada temperatur kamar (Anonim&quot;, 2008). Saat ini sudah ada pengrajin yang&#13;
membuat dodol tape ubi kayu namun mutu dodol yang dihasilkan masih kurang&#13;
baik dan belum diketahui lama penyimpanannya.&#13;
               Dodol tape ubi kayu yang akan digunakan pada penelitian ini yaitu dodol&#13;
tape ubi kayu merek Bungong Jaroe Jumpa Puteh yang berasal dari salah satu&#13;
industri rumah tangga yang tclah mendapat izin usaha dan berlokasi di Desa&#13;
Lampakuk, Aceh Besar. Pengambilan sampel di desa Lampakuk-Aceh Besar&#13;
bertujuan untuk melihat perubahan mutu dodol tape ubi kayu yang terjadi selama&#13;
penyimpanan sehingga diketahui lama penyimpanan dari dodo! tape ubi kayu ini,&#13;
yang akhirnya dapat dijadikan sebagai sumber informasi bagi para pengrajin&#13;
dodo! tape ubi kayu&#13;
               Umur simpan dodol tape ubi kayu dihitung berdasar kan penurunan mutu&#13;
produk melalui persamaan regresi linier. Penurunan mutu produk ini dilihat&#13;
berdasarkan uji Thiobarbituric-acid (TBA), kadar air, Total Cell Count&#13;
(TCC) dan organoleptik yaitu uji mutu hedonik terhadap flavour. Selain itu, sebelum&#13;
penyimpanan dodo! tape ubi kayu dilakukan juga analisis dodol tape ubi kayu&#13;
terhadap kadar air, kadar abu, kadar gula, kadar lemak, nilai TBA, nilai TCC dan&#13;
organoleptik (uji mutu hedonik terhadap flavour). Hasil analisis dodol tape ubi&#13;
kayu yang dihasilkan sebelum penyimpanan adalah kadar air 17,36 %, kadar abu &#13;
4,1%, kadar gula 31,12 %, kadar lemak 3,27%, nilai TCC 1,07 10 cfu/g dan&#13;
nilai TBA 0,00936 mg malonaldehid/kg sampel.&#13;
               Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin lama penyimpanan,&#13;
penilaian organoleptik terhadap flavour pada dodol tape ubi kayu semakin&#13;
menurun karena dodol tape ubi kayu semakin lama disimpan flavour-nya semakin&#13;
tengik akibat adanya mikroorganisme dan proses oksidasi lemak pada dodo! tape &#13;
ubi kayu. Lama penyimpanan berpengaruh terhadap nilai organoleptik flavour &#13;
sebesar 94,2%.&#13;
               Adanya pengaruh suhu dan kelembaban udara (RH) di sekitar ruang &#13;
penyimpanan, mengakibatkan terjadinya penguapan air dari dodo! tape ubi kayu,&#13;
sehingga menyebabkan terjadinya penurunan kadar air pada dodol tape ubi kayu&#13;
selama penyimpanan. Nilai kadar air dodo! tape ubi kayu dipengaruhi oleh lama&#13;
penyimpanan sebesar 95,2%.&#13;
               Lama penyimpanan berbanding terbalik dengan nilai organoleptikjlavour&#13;
dan berbanding lurus dengan milai TBA. Semakin tinggi nilai TBA maka semakin&#13;
tengik dodo! tape ubi kayu tersebut, diikuti menurunnya nilai organoleptik &#13;
flavour. Nilai TBA dodol tape ubi kayu dipenga ruhi oleh lama penyimpanan&#13;
sebesar 93 %. &#13;
               Hanya 33,7  lama penyimpanan berpengaruh terhadap nilai Total Cell &#13;
Count (TCC) yang disebabkan karena pada dodol tape ubi kayu terjadi fase&#13;
pertumbuhan mikroorganisme yaitu fase pertumbuhan awal, fase logaritmik serta&#13;
fase menuju kematian.&#13;
               Semakin lama penyimpanan dodol tape ubi kayu menyebabkan semakin&#13;
menurunnya nilai organoleptik flavour akibat meningkatnya nilai TBA pada dodol&#13;
tape ubi kayu, diikuti dengan penurunan kadar air dan penurunan nilai TCC sesuai&#13;
fase pertumbuhan rnikroorganisme. Dari hasil penurunan mutu tersebut, maka&#13;
dapat ditentukan umur simpan dodol tape ubi kayu yaitu selama 25 hari.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>138285</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-11 17:02:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-11 17:02:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>