<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137887">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN SPLIT DESKTOP DAN SEGMENT ANYTHING MODEL ROCK FRAGMENTATION PADA MODEL FRAGMENTASI PELEDAKAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fathin Aliva</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Pertambangan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peledakan merupakan salah satu metode penting dalam industri pertambangan untuk memecah batuan menjadi fragmen yang lebih kecil. Penelitian ini membandingkan dua metode analisis distribusi ukuran fragmentasi batuan, yaitu Split Desktop dan Segment Anything Model (SAM) Rock Fragmentation. Metode manual juga digunakan sebagai pembanding untuk menilai akurasi kedua perangkat lunak tersebut. Data diperoleh dari 200 sampel batuan dengan 10 foto model fragmentasi yang diambil dari berbagai sudut pada tumpukan batuan yang sama. Proses analisis dilakukan melalui pengukuran manual, pengolahan gambar menggunakan Split Desktop dengan dan tanpa delineasi manual, analisis menggunakan SAM Rock Fragmentation, serta evaluasi hasil dengan Root Mean Square Error (RMSE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa SAM Rock Fragmentation menunjukkan akurasi tertinggi dan paling konsisten pada semua persentil (P20, P50, dan P80). Metode ini secara konsisten menghasilkan nilai distribusi ukuran yang mendekati data aktual, dengan RMSE paling rendah yang menunjukkan keandalan yang lebih baik dibandingkan metode Split Desktop dengan dan tanpa delineasi manual.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137887</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 16:06:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 16:32:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>