<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="133295">
 <titleInfo>
  <title>PENDUGAAN KEBUTUHAN ENERGI KIPAS PADA IN-STORE DRYER UNTUK PENYIMPANAN BIJI KOPI ARABIKA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Abdul Umar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kopi arabika merupakan salah satu hasil dari Perkebunan Indonesia yang mempunyai peluang besar pada pasar dalam negeri maupun di luar negeri. Kopi arabika mempunyai citarasa yang khas dan terbaik dibandingkan dengan jenis kopi lainnya sehingga kopi arabika lebih banyak diminati di pasar dunia. Permasalahan dalam pananganan pasca panen biji kopi adalah proses penyimpanan biji kopi karena pada tahapan ini mutu kopi yang akan disimpan. Salah satu penyimpan biji kopi modern adalah menggunakan silo beraerasi, dimana alat ini berfungsi sebagai selama penyimpanan. Teknologi silo beraerasi dilengkapi proses aerasi dimana udara dihembuskan biji ke tumpukan kopi dengan tujuan mengurangi kelembapan udara di dalam lingkungan kopi. &#13;
  	Bahan utama dari penelitian ini adalah biji kopi arabika gayo yang diperoleh dari Kabupaten Aceh Tengah. Model silo  eksisyang digunakan pada penelitian ini adalah instore/silo yang dikembangkan oleh Nurba.  Prosedur penelitian ini meliputi beberapa tahap yang pertama pengukuran kadar air biji kopi menggunakan metode oven, selanjutnya pengukuran dimensi kopi yang meliputi panjang lebar, dan tebal biji kopi, dimensi ini digunakan untuk menghitung diameter rata-rata biji kopi dan derajat kebultan biji kopi.. Selanjutnya pengukuran densitas partikel biji kopi dan densitas curah biji kopi. Kedua parameter ini digunakan untuk menghitung porositas biji kopi. Sifat fisik yang dihitung berdasarkan temperatur udara lingkungan. Sifat fisik udara yang digunakan untuk menghitung pressure drops adalah densitas udara dan viskositas dinamik udara.  Penentuan pressure drops menggunakan software Checalc dengan skenario 10 cm, 30 cm, 45 cm, dan 50 cm.&#13;
Hasil yang didapatkan pada  penelitian ini adalah Pengukuran sifat fisik biji kopi arabika yang dihasilkan pada penelitian ini yaitu sebagai berikut untuk nilai diameter rata-rata 7,1 cm, densitas partikel 1,410gr/cm3, densitas curah 0,689 gr/cm3, porositas 0,448 ,faktor kebulatan (sphericity) 0,7. Hasil energi pada In-Store Dryer berdasarkan simulasi ketinggian instore pada 10 cm dengan lama durasi operasi kipas untuk 1 jam mempunyai energi sebesar 0,00985782 MJ, 2 jam memiliki energi sebesar 0,019716 MJ dan untuk 3 jam memiliki energi sebesar 0,029673 MJ dan pada 5 jam memiliki energi 0,049289 MJ. Dan untuk ketinggian 30 cm mempunyai energi kipas dalam lama operasi kipas untuk 1 jam mempunyai energi sebesar 0,029522 MJ, 2 jam memiliki energi sebesar 0,059045 MJ dan untuk 3 jam memilki energi sebesar 0,088567 MJ dan pada 5 jam memiliki energi 0,147612 MJ. Dan pada ketinggian 45 cm mempunyai energi kipas untuk 1 jam mempunyai energi sebesar 0,044284 MJ, 2 jam memiliki energi sebesar 0,088567 MJ, dan untuk 3 jam hari energi sebesar 0,132851 MJ dan pada 5 jam memiliki energi sebesar 0,221418 MJ. Dan untuk ketinggian 50 cm mempunyai energi kipas untuk 1 jam mempunyai energi sebesar 0,049187 MJ, 2 jam memiliki energi sebesar 0,098374 MJ dan untuk 3 jam energi sebesar 0,147561 MJ dan pada 5 jam memiliki energi sebesar 0,245935 MJ.     &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>133295</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-26 12:13:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-26 14:22:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>