<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129681">
 <titleInfo>
  <title>EKSPLORASI  DAN UJI  POTENSI  AGENS ANTAGONIS DARI RIZOSFER TANAMAN  PISANG YANG SEHAT PADA AREAL YANG TERINFEKSI PENYAKIT  LAYU FUSARIUM   (FUSARIUM   OXYSPORUM    F.SP.   CUBENSE)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yusni Deli</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu kendala  yang  dihadapi dalam budidaya  tanaman  pisang  di Provinsi Aceh  saat  ini  adalah  mewabahnya  serangan  penyakit layu  Fusarium.  Dampak  dari serangan penyakit  layu Fusarium  ini menyebabkan  kerugian  secara  kualitas  maupun kuantitas.  Upaya   pengendalian   yang  efektif  untuk  mengendalikan   penyakit   Jayu Fusarium belum ditemukan.&#13;
Penelitian   ini  dilaksanakan   di   Laboratorium  Penyakit   Tumbuhan,   Fakultas Pertanian  Universitas   Syiah  Kuala,  sejak  bulan    Mei  2012  sampai  dengan  bulan Agustus 2012. Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap, yaitu tahap isolasi mikroorganisme, tahap pengujian antagonisme dan tahap pengkoleksian spesimen (peremajaan). Dalam penelitian ini dilakukan pengamatan terhadap karakteristik morfologi  maupun fisiologi cendawan hasil isolasi.&#13;
Penelitian  ini  bertujuan  untuk  melakukan  eksplorasi  berbagai jenis cendawan yang berpotensi  sebagai agens antagonis di  rizosfer tanaman pisang yang sehat pada areal yang terinfeksi penyakit layu Fusarium. Diharapkan  terdapat satu atau beberapa jenis  cendawan   yang   berpotensi   sebagai  agen  pengendali   hayati   penyakit   layu Fusarium.   Untuk   mendapatkan    cendawan    yang   bersifat    antagonis,    dilakukan pengujian  antagonistik   terhadap  cendawan  rizosfer  dengan  menggunakan   metode dual test.&#13;
Hasil  isolasi  di rizosfer tanaman  pisang yang sehat,  pada areal  yang terserang&#13;
&#13;
penyakit layu Fusarium diperoleh 4 (empat) jenis cendawan, yaitu Monilia sp, Rhizoctonia  sp,  Humicola  sp,  dan  Trichoderma  sp.  Sedangkan  isolasi  dari  batang, akar, batang dan buah pisang yang sakit diperoleh cendawan Fusarium sp. Pada tahap uji antagonisme, Trichoderma sp di uji daya antagonismenya terhadap cendawan Fusarium  sp dengan  metode dual test.&#13;
&#13;
Hasil pengamatan  visual uji antagonis  Trichoderma sp dengan Fusarium sp memperlihatkan bahwa pertumbuhan  jari - jari koloni  cendawan  Fusarium  sp sangat lambat.    Dari    hasil    pengamatan     uji    antagonisme     Trichoderma    sp    terhadap pertumbuhan  patogen Fusarium sp menunjukkan adanya pola hambatan  pertumbuhan yang terjadi pada inokulum cendawan  Fusarium berbentuk  lingkaran seperti cincin.&#13;
Rata - rata persentase  hambatan  pertumbuhan Fusarium  sp oleh  Trichoderma&#13;
sp yang tertinggi  terjadi pada hari ke-8 (delapan) setelah  inokulasi, yakni 48,46%.&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129681</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-03 09:55:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-03 09:55:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>