<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129627">
 <titleInfo>
  <title>PEMANFAATAN BIG DATA STRAVA DALAM PENENTUAN LOKASI PERENCANAAN JALUR SEPEDA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FARIZ ARIF RAHMAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Arsitektur</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perwujudan kota yang berwawasan lingkungan menjadi konsep yang menyeimbangkan aktivitas pembangunan yang kian pesat. Sepeda merupakan moda alternatif yang ramah lingkungan sebagai alat transportasi yang dapat menggantikan kendaraan bermotor dalam upaya mengurangi dampak pemanasan global. Kota Banda Aceh menjadi salah satu kota yang mulai merencanakan jalur sepeda. Perkembangan teknologi dapat membantu perencanaan kota salah satunya perencanaan jalur sepeda dengan menggunakan Strava Heatmap. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat kondisi jalur sepeda eksisting dan menentukan jalur sepeda yang baru berdasarkan data strava. Metode analisis yang digunakan yaitu dengan metode deskriptif kualitatif untuk menjelaskan hasil observasi dan hasil pengolahan analisis spasial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jalur sepeda eksisting di Kota Banda Aceh memiliki panjang jalur 15.186 meter dengan kondisi jalur yang baik 74.15%, rusak 13.71% dan sangat rusak 12.15% yang berkondisi kurang terawat seperti rambu yang sudah hilang dan banyaknya lubang. Fungsional jalur sepeda umumnya sudah beralih fungsi menjadi tempat parkir dan tempat berjualan pedagang kaki lima dengan persentase 94.1% dan yang sesuai fungsi hanya 5.82%. Perlu adanya perawatan dan pengendalian fungsi di jalur sepeda eksisting di Kota Banda Aceh. Sementara itu, dalam penentuan lokasi jalur sepeda yang baru berdasarkan hasil strava, potensi pengembangan jalur sepeda di Kota Banda Aceh salah satunya dapat di terapkan di jalan-jalan lingkungan yang ada di daerah pesisir Kota Banda Aceh yaitu daerah Kecamatan Syiah Kuala, Kuta Alam dan Meuraxa. Selain itu Kecamatan Ulee Kareng juga menjadi potensi khususnya di Jalan Prof Ali Hasyimi dan Jalan Politeknik Aceh Pinggir Sungai. Hal ini karena jalan tersebut memiliki kondisi yang asri, teduh dan nyaman bagi pesepeda. Dengan adanya rekomendasi lokasi jalur sepeda ini diharapkan Kota Banda Aceh dapat merencanakan jalur sepeda yang baik dan aman bagi pesepeda.&#13;
&#13;
Kata Kunci: jalur sepeda, big data, strava, pesepeda, kota banda aceh&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129627</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-02 21:47:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-03 14:15:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>