<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129451">
 <titleInfo>
  <title>PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS TATAGUNA LAHAN PEMUKIMAN MENGGUNAKAN METODE ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS (AHP) BERDASARKAN ASPEK GEOLOGI LINGKUNGAN DI DESA ALUBU DAN SEKITARNYA, KECAMATAN PEUREULAK BARAT, KABUPATEN ACEH TIMUR, PROVINSI ACEH.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. AIDIL SYAHPUTRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik - Teknik Geologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Seiring dengan bertambahnya jumlah dan aktivitas manusia, maka kebutuhan akan lahan juga akan terus mengalami peningkatan. Terjadi ketidak selarasan antara penggunaan lahan dengan rencana keperuntukannya akibat dari pertumbuhan penduduk yang sangat pesat. Secara administratif lokasi penelitian berada pada desa Alubu kecamatan Peureulak Barat Kabupaten Aceh Timur. Desa Alubu merupakan salah satu desa yang terletak pada kecamatan Peureulak Barat kabupaten Aceh Timur. Lokasi penelitian terletak pada koordinat 97° 48' 51.01&quot; - 97° 51' 32.49&quot; dan 4° 52' 28.47&quot; - 4° 49' 45.48&quot;. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian lahan dengan meninjau kondisi geologi pada daerah tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini berupa pemetaan geologi dan Analitycal Hierarchy Process (AHP) dengan menggunakan Sistem Informasi Geologi (SIG). Metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) dilakukan dengan memberikan nilai skor pada setiap parameter berdasarkan tingkat kepentingan. Parameter kesesuaian lahan meliputi jenis tanah, curah hujan, kemiringan lereng (slope), geomorfologi, gerakan tanah, hidrogeologi dan litologi yang menghasilkan peta lintasan, peta geologi, peta geomorfologi dan peta rekomendasi tataguna lahan. Lokasi penelitian terdiri dari terdiri dari 4 (empat) yaitu Formasi Seureula (Tps) berumur Pliosen, Formasi Julu Rayeu (QTjr) berumur Pliosen – Plistosen dan Formasi idi (Qpi) berumur Plistosen dan Endapan Permukaan (Qh) yang berumur Holosen. Terdapat satu satuan geomorfologi yang terdiri dari satuan bentuk lahan asal denudasional yang termasuk kedalam unit D1 &amp; D5. Pada lokasi penelitian, terdapat 5 satuan batuan yang terdiri dari satuan litologi batupasir Seureula (Tps), Satuan Litologi Batupasir Julu Rayeu (QTjr) satuan litologi batulanau Julu Rayeu (QTjr), Satuan Batupasir Idi (Qpi), Satuan Endapan Permukaan (Qh). Berdasarkan dari pemberian nilai skor pada setiap parameter berdasarkan tingkat kepentingannya menggunakan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) didapatkan hasil berupa tiga zona kesesuaian lahan yang terdiri dari zona sangat sesuai ditandai dengan warna hijau pada peta rekomendasi tataguna lahan, zona cukup sesuai ditandai dengan warna kuning pada peta rekomendasi tataguna lahan, dan zona tidak sesuai ditandai dengan warna merah pada peta rekomendasi tataguna lahan.&#13;
Kata Kunci : Pemetaan Geologi, Analitycal Hierarchy Process (AHP), Tataguna lahan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129451</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-02 11:36:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-02 15:40:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>