<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128967">
 <titleInfo>
  <title>KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL BETON DENGAN COAL BOTTOM ASH SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS DAN STYROFOAM SEBAGAI SUBSTITUSI ASPAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>T. RAFID MUHAMMAD</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan aspal dalam pembuatan jalan sangat mempengaruhi ketersediaan aspal yang ada di dunia. Aspal umumnya dihasilkan dari proses penyulingan minyak bumi. Namun, dengan semakin berkurangnya ketersediaan dan meningkatnya harga minyak bumi, pengembangan aspal modifikasi polimer menjadi suatu kebutuhan mendesak. Pesatnya perkembangan dan pembangunan dunia industri dapat menyebabkan efek negatif yang cukup besar karena dapat menimbulkan berbagai macam limbah. Pembakaran batu bara menghasilkan limbah padat berupa coal bottom ash yang dapat mencemari lingkungan. Pertambahan jumlah penduduk yang &#13;
pesat dalam beberapa dekade terakhir berbanding lurus dengan meningkatnya jumlah konsumsi berbagai kebutuhan manusia salah satunya limbah sytrofoam. Salah satu upaya untuk mengatasi kelemahan aspal beton dan menjadi topik dalam penelitian ini adalah dengan pemanfaatan limbah dari coal bottom ash sebagai substitusi agregat halus dan styrofoam sebagai substitusi aspal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik parameter Marshall pada campuran laston lapis aus (AC-WC) terhadap coal bottom ash sebagai substitusi agregat halus dan styrofoam sebagai substitusi aspal, serta mengetahui nilai durabilitas dari campuran aspal beton menggunakan aspal penetrasi 60/70. Pada penelitian ini menggunakan 6%, 9%, dan 12% coal bottom ash sebagai substitusi agregat halus dan 5%, 7%, dan 9% styrofoam sebagai substitusi aspal pada campuran laston AC-WC. Hasil dari penelitian ini diperoleh parameter Marshall terbaik pada kadar aspal 5,85%,coal bottom ash 6% dan styrofoam 9% dengan nilai stabilitas 2121,90 kg. Pengujian durabilitas digunakan variasi styrofoam 9% dengan tujuan pemanfaatan limbah yang lebih banyak dan diperloleh nilai durabilitas sebesar 94,89% yang telah memenuhi Spesifikasi Bina Marga 2018 Revisi 2 (2020) yaitu ≥ 90%.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128967</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-28 20:01:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-29 10:24:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>