<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128830">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA KANDUNGAN HARMONISA  TERHADAP KUALITAS DAYA LISTRIK PADA SISTEM DISTRIBUSI  DI PLN CABANG BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dedi kurniawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sistem tenaga listrik di  Indonesia di desain untuk bekerja pada frekuensi  listrik  50&#13;
Hz,  dimana salah satu peralatan penting yang selalu digunakan pada suatu sistem tenaga listrik  adalah  trafo.  Namun,  meski  sistem  dirancang untuk bekerja  pada frekuensi    50   Hz,   jenis   beban  tertentu  yaitu   jenis   beban  non-linear  dapat mengakibatkan sistem  bekerja tidak  hanya pada frekuensi  dasar tersebut. Arus harmonik adalah gangguan yang terjadi  pada sistem  distribusi  tenaga listrik  yang menyebabkan terdistorsinya gelombang arus,  dan distorsi  ini  akan mempengaruhi sistem sehingga diperlukan  suatu peralatan  untuk mengurangi  harmonik tersebut. Sebagian   besar  dari   distorsi   ini   merupakan  gejala  pembentukan  gelombang- gelombang  dengan frekuensi  berbeda yang merupakan perkalian bilangan bulat frekuensi  dasarnya yang dikenal sebagai  distorsi  harmonik.  Setiap komponen pada sistem distribusi  tenaga listrik dapat dipengaruhi  oleh harmonik walaupun dengan akibat   yang   berbeda.    Meski    demikian,    pengaruh   distorsi    harmonik   pada komponen secara umum adalah  penurunan kinerja dan bahkan kerusakan.  Tugas akhir ini  berisi  tentang  pengamatan dan pengukuran yang dilakukan pada trafo distribusi  milik PT.  PLN Cabang Banda Aceh di  gardu yang mewakili  beberapa beban kelompok pelanggan dengan menggunakan Power Quality Analyzer  Fluke&#13;
43B.  Data yang diukur dengan menggunakan Power Quality Analyzer 438  yaitu tegangan, % THDi,  % THDv,  frekuensi,  arus,  power factor (PF) dan displacement power factor (DPF). Data yang diperoleh kemudian dibandingkan dengan standar yang diizinkan.  Dari  analisa dapat disimpulkan bahwa kualitas  daya listrik  dari beberapa beban  kelompok  pelanggan masih memenuhi  standar yang  diizinkan mengacu kepada standar rekomendasi &quot;IEEE 519,  1992&quot;.&#13;
&#13;
Kata kunci  :    kualitas daya,  harmonik,  total  harmonic distortion&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128830</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-27 16:06:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-27 16:06:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>