<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128439">
 <titleInfo>
  <title>STUDI KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA KOPI ROBUSTA (COFFEA CANEPHORA) YANG DIFERMENTASI DENGAN SUSPENSI FESES LUWAK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SAFIRA MAULIDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Teknik Pertanian (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Produksi kopi adalah bagian terpenting dari perekonomian lebih dari 60 negara &#13;
didunia, dan Indonesia merupakan negara yang menduduki peringkat ke-4 terbesar di dunia &#13;
yang menghasilkan kopi setelah Brazil, Vietnam, dan Kolombia. Terdapat dua jenis tanaman &#13;
kopi yang sering ditanam diindonesia, yaitu kopi robusta (Coffea Canephora) dan kopi &#13;
arabika (Coffea Arabica). Dari beberapa jenis kopi tersebut Indonesia juga memproduksi &#13;
kopi lain salah satunya kopi luwak. Kopi luwak adalah kopi yang didapatkan dari proses &#13;
fermentasi alami yang terdapat pada tubuh luwak yang kemudian dikeluarkan dalam bentuk &#13;
feses. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan fisikokimia kopi dalam proses &#13;
fermentasi kopi robusta menggunakan feses luwak dan evaluasi sensori kopi yang dihasilkan &#13;
dari proses fermentasi dengan suspensi feses luwak.&#13;
Bahan baku utama yang digunakan dalam pada penelitian ini adalah feses luwak dan &#13;
kopi robusta. Sedangkan untuk alat dan bahan yang digunakan pada penelitian adalah toples &#13;
kedap udara, timbangan, spatula, gelas kimia, gelas ukur, pemanas, sarung tangan, &#13;
erlemeyer, aluminium foil, styrofoam, pH meter, botol pot 40 cc, jarum suntik 10 mL, cawan &#13;
petri, cawan aluminium, tabung reaktor, incubator, spectrometer, cawan petri, tissue, gelas, &#13;
sendok. Bahan yang digunakan adalah biji kopi robusta, feses luwak, pepton water, aquades, &#13;
sodium bikarbonat, kulit kopi, air panas, amonium klorida, indikator fenolftalein, natrium &#13;
bikarbonat, kafein, pH buffer 4, pH buffer 7, HCL dan NaOH.&#13;
Hasil dari penelitian ini didapatkan pH menurun seiring lamanya waktu fermentasi dilihat&#13;
pada ulangan R1 pH awal 5,97 menjadi 4,74, ulangan R2 pH awal 6,20 menjadi 4,84 pada &#13;
48 jam lama fermentasi. Analisis kadar gula pada kopi fermentasi menggunakan suspensi&#13;
feses luwak menurun seiring lamanya fermentasi yaitu: R1 12,3 % Brix menjadi 6,9 % Brix, &#13;
R2 13,1% Brix menjadi 6,4 % Brix pada 48 jam lama fermentasi. analisis volatile fatty acid&#13;
menunjukan konsentrasi pada ulangan R1 dan R2 cenderung naik turun, dimana lamanya &#13;
fermentasi tidak berpengaruh atau menunjukan perbedaan untuk setiap hasilnya. Kadar &#13;
kafein setelah difermentasi mengunakan suspensi feses luwak mengalami penurunan &#13;
menjadi R1 0,96 %, dan R2 1,04 %. Evaluasi sensori kopi mendapatkan nilai dengan skala &#13;
kualitas fine/excellent dengan skor R1 81,93 dan R2 84,54 dan masuk minimum kriteria kopi &#13;
specialty.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128439</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-22 11:42:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-22 15:15:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>