<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128373">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH  FAKTOR AIR SEMEN  (FAS) TERHADAP KUAT TEKAN  BETON DENGAN PENAMBAHAN SERAT TEBU</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Riski</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan  serat  untuk  memperkuat  material  beton  yang  getas  telah  lama dikenal.  Penambahan  serat yang mempunyai  modulus  elastisitas  yang rendah dari modulus  elastisitas  matrik  beton diharapkan dapat  membuat  beton lebih daktil  untuk  memperbaiki  karakteristik  beton.  Salah  satunya  adalah  ampas tebu.  Dari  setiap tebu yang diproses,  gula yang terrnanfaatkan  hanya sebesar&#13;
5% sedangkan  ampas yang dihasilkan  sebesar 90%,  sisanya berupa tetes tebu&#13;
dan  air  sehingga  diperlukan   adanya  pengembangan   proses  teknologi  yang&#13;
dapat mendaur ulang kembali ampas tebu yang ada agar dapat bermanfaat  bagi kehidupan serta tidak terbuang begitu saja yang bisa menyebabkan pencemaran lingkungan.  Penelitian ini  bertujuan untuk  mengetahui  pengaruh  Faktor  Air Semen  (FAS)  pada  campuran   beton  serat  terhadap   kuat  tekannya.  Pada penelitian  ini  variasi  FAS  yang  digunakan  yaitu  0,30;  0,40;  0,50 dan 0,60. Perencanaan campuran beton dikerjakan mengikuti metode American Concrete Standard (ACI) 211.1-91 (2005). Benda uji yang digunakan pada penelitian ini adalah silinder beton   berdiameter  10  cm dan tinggi 20 cm.  Penentuan  kadar serat maksimal yang akan ditambahkan dalam adukan ditentukan dengan melakukan  pengujian slump  pendahuluan.  Slump  yang  direncanakan  adalah&#13;
75mm-100mm,  dari  hasil   pengujian  diperoleh   nilai   slump   80mm-85mm. Semakin besar kadar serat yang ditambahkan, maka akan semakin menyulitkan pemadatan  karena  kelecekan  (workability)  campuran  semakin menurun. Pada penelitian  ini umur pengujian kuat tekan adalah 7 dan 28 hari. Jumlah sampel untuk  semua  variasi  FAS  pada  setiap  pengujian  karakteristik   beton  adalah delapan  puluh  (80)  buah  benda  uji.  Pembebanan   akan  dilakukan  terhadap benda  uji  dengan  memberikan  beban  perlahan-lahan.  Hasil  pengujian  kuat tekan  menunjukkan bahwa  kuat  tekan  beton  dengan  penambahan  serat  tebu pada  umur  7 dan 28 hari   yang paling  besar kuat tekan  rata-ratanya  adalah untuk FAS 0,3.&#13;
&#13;
Kata kunci: Serat tebu, FAS, kuat tekan.&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CONCRETE - STRUCTURAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CEMENT - STRUCTURAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>624.183 4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128373</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-21 15:13:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-21 16:08:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>