<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128091">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS EKSTRAK UMBI GADUNG RACUN (DIOSCOREA   HISPIDA    DENNST)     TERHADAP     MORTALITAS     DAN    PERKEMBANGAN    HAMA SPODOPTERA  LITURA F. PADA TANAMAN TEMBAKAU</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ade Noviyanti Siregar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kajian tentang  potensi ekstrak umbi  gadung  racun untuk mengendalikan hama S. litura pada tanaman  tembakau,  telah  dilaksanakan di rumah  Kasa  Balai Penelitian Tembakau  Deli (BPTD)  Sampali,  Medan. Waktu penelitian dimulai  pada bulan  April-Juni  2005.    Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  efektivitas   insektisida  dari&#13;
ekstrak  umbi gadung  racun  terhadap  mortalitas larva, rata-rata  waktu  kematian larva, persentase   pupa  yang  terbentuk  dan  imago  yang  muncul,   serta  penurunan  tingkat serangan  hama S.  litura di tanarnan  tembakau.&#13;
Metode  pengujian  dilakukan  dengan  dua tahap  yaitu  pengujian toksisitas dan&#13;
pengujian efektivitas. Pengujian  toksisitas di lalcukan di laboratoriwn  terhadap  larva&#13;
S.  litura instar  II.   Kisaran  konsentrasi  ekstrak  yang digunakan adalah  0; 30; 60; 90;&#13;
120 dan  150  ml  L-1  larutan  atau  setara  dengan  0; 3; 6; 9;  12 dan  15  persen.  Setiap perlakuan   konsentrasi   diulang   sebanyak   dua  kali.  Pengamatan  dilakukan  dengan menghitung jumlah  larva  yang  mati  akibat  perlakuan  setiap  24 jam sampai  larva  uji membentuk pupa atau  salah  satu  perlakuan telah menunjukkan kematian   100 persen. Kriteria   pengamatan  adalah   menghitung jumlah  larva  uji  yang   mati  pada   setiap perlakuan.    Toksisitas ekstrak  umbi  gadung  terhadap   larva  S.  litura instar  II dapat&#13;
dinyatakan   dengan   besamya   konsentrasi  ekstrak   yang  menyebabkan  kematian   50 persen atau dikenal dengan Nilai LC50 dianalisis  dengan menggunakan analisis  probit.&#13;
Pengujian   efektivitas   ekstrak   umbi   gadung   racun   dilakukan   di   lapangan terhadap   mortalitas   larva,  rata-rata   waktu   kematian   larva,  persentase  pupa  yang terbentuk  dan imago yang muncul,  serta penurunan  tingkat  serangan  hama S. litura di tanaman  tembakau.    Penelitian  ini  disusun  dalam  rancangan   acak  lengkap  dengan lima   kisaran   konsentrasi   ekstrak.     Kisaran   konsentrasi   ekstrak   yang   digunakan disusun  berdasarkan  nilai LC50 yang diperoleh  yaitu  63,9 ml L-1  larutan. Konsentrasi tersebut  diperluas  secara  geometri  yaitu  0; 21,3;  42,6;  63,9;  85,2;  dan  106,5  ml L-1&#13;
larutan atau setara 0; 2.13:  4,26; 6,39; 8.52;  10,65  persen dan insektisida Deltrametrin&#13;
&#13;
0,5  ml  L-1.  Setiap   perlakuan  diulang   sebanyak   empat   kali  dan  setiap   perlakuan terdapat   empat   tanaman   tembakau.     Seluruh   data   hasil   pengamatan  pada  setiap peubah dihitung dengan analisis ragam, jika terdapat perbedaan antar perlakuan, dilanjutkan dengan  uji BNT pada taraf  0,05.   Peubah  yang diamati adalah  mortalitas larva, rata-rata waktu kematian  larva, persentase  pupa yang terbentuk  dan imago yang muncul, serta penurunan  tingkat serangan  hama S.  litura di tanaman  tembakau.&#13;
Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  ekstrak   umbi  gadung  racun  memiliki&#13;
pengaruh   insektisida  terhadap   larva  S.    litura  dengan   menghambat  perkembangan larva menjadi pupa serta pupa  menjadi imago S.  litura, serta  menurunkan persentase serangan  hama  S.   litura.    Secara  umum  semua  aktivitas  yang  diberikan  cenderung meningkat   dengan   meningkatnya  konsentrasi  ekstrak.  Pengaruh   kematian   larva  S. litura tertinggi  (65  persen),  rata-rata  waktu  kematian   larva  (4,42  hari),  persentase pupa  yang  terbentuk  terendah  (35  persen),  persentase  imago  yang  muncul  terendah&#13;
(30   persen),   dan   persentase   serangan   hama   S.    litura  terendah   (43,17  persen) ditunjukkan oleh konsentrasi  106,5  ml L-1  larutan ekstrak umbi gadung  racun dan tidak berbeda dengan aplikasi insektisida Deltametrin.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128091</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-16 15:29:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-16 15:29:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>