<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127725">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KUALITAS AUDITOR, PROXY GOING CONCERN, DAN OPINI AUDIT TAHUN SEBELUMNYA TERHADAP KEYAKINAN GOING CONCERN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Andri Riad</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris tentang pengaruh kualitas auditor, proxy going concern, dan opini audit tahun sebclumnya terhadap keyakinan going concern. Data penelitian berupa laporan keuangan auditan yang diterbitkan selama tahun  2003 sampai 2007 oleh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hipotesis pertama adalah kualitas auditor mempengaruhi auditor dalam memberikan  keyakinan going concern, hipotesis kedua adalah likuiditas mempengaruhi auditor dalam  memberikan keyakinan going concern, hipotesis ketiga adalah profitabilitas mempengaruhi  auditor dalam memberikan keyakinan going concern, hipotesis keempat adalah solvabilitas  mempengaruhi auditor dalam memberikan keyakinan going concern, hipotesis kelima adalah  opini audit tahun sebelumnya mempengaruhi auditor dalam memberikan keyakinan going  concern, dan hipotesis yang keenam adalah kualitas auditor, proxy going concern, dan opini  audit tahun sebelumnya secara bersamaan mempengaruhi auditor dalam memberikan keyakinan going concern. Sampel yang digunakan sebanyak 41 perusahaan manufaktur dari 156 perusahaan  manufaktur yang terdaftar di BEi yang diperoleh dengan menggunakan metode purposive sampling. Sehingga total pengamatan berjumlah 205 pengamatan. Metode penelitian menggunakan metode regresi logistik, dengan uji Wald secara parsial, dan uji Chi-square  secara simultan.  Hasil penelitian menunjukkan total debt to total assets berpengaruh terhadap auditor dalam memberikan opini audit dengan keyakinan going concern pada perusahaan manufaktur  (Sig. sebesar 0,009 di bawah a = 0,05). Hal ini membuktikan bahwa hipotesis yang keempat  yang menyatakan bahwa rasio solvabilitas (total debt to total assets) mempengaruhi auditor  dalam memberikan keyakinan going concern diterima. Dan opini audit tahun sebelumnya berpengaruh terhadap auditor dalam memberikan opini audit dengan keyakinan going concern  pada perusahaan manufaktur (Sig. sebesar 0,000 di bawah a = 0,05) Hal ini membuktikan bahwa hipotesis yang kelima yang menyatakan bahwa opini audit tahun sebelumnya mempengnruhi auditor dalam memberikan keyakinan going concern diterima.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127725</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-09 11:43:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-09 11:43:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>