<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127218">
 <titleInfo>
  <title>KEPADATAN CACING TANAH DI BAWAH TEGAKAN VEGETASI PINUS (PINUS MERKUSII JUNGH. ET DE VRIESE) DAN HUBUNGANNYA DENGAN FAKTOR ABIOTIK DI TAHURA POCUT MEURAH INTAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Abdia Rahma</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui jumlah cacing tanah, mengidentifikasi jenis cacing tanah dan menganalisis hubungan kepadatan cacing tanah dengan faktor abiotik di bawah tegakan vegetasi pinus (Pinus merkusii Jungh. et de Vriese) di Tahura Pocut Meurah Intan. Penelitian ini dilakukan di Tahura Pocut Meurah Intan dengan lokasi penelitian dibagi menjadi 3 blok. Blok 1 terdapat 2 plot, blok 2 terdapat 3 plot, dan blok 3 terdapat 22 plot dengan jumlah keseluruhan plot berjumlah 27 plot. Pada 27 plot akan ditentukan 5 titik/plot secara acak dengan ukuran 25 x 25cm2 untuk diambil sampel cacing tanah dengan kedalaman 30cm. Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling with random start. Cacing tanah akan dianalisis keanekaragaman, kepadatan dan korelasi terhadap faktor abiotik. Cacing tanah yang ditemukan sebanyak 521 individu dengan 3 genus cacing tanah yaitu Pontoscolex, Perionyx, dan Microscolex. Indeks keanekaragaman pada blok 3 lebih tinggi yaitu 1,06 (keanekragaman sedang) sedangkan pada blok 1 dan blok 2 yaitu 0 (keanekaragaman rendah). Kepadatan tertinggi populasi cacing tanah yaitu pada blok 3 genus Perionyx dengan nilai kepadatan jenis 3,355 individu/m3 dan nilai kepadatan relatif tertinggi pada blok 3 genus Perionyx yaitu 40,519%. Hubungan faktor abiotik dengan kepadatan cacing tanah di bawah tegakan vegetasi pinus di Tahura Pocut Meurah Intan menunjukkan genus Pontoscolex memiliki korelasi yang sangat lemah terhadap ketebalan serasah, sedangkan genus Perionyx dan Microscolex memiliki korelasi negatif terhadap ketebalan serasah. Genus Perionyx menunjukkan korelasi sangat lemah terhadap suhu, sedangkan genus Pontoscolex dan Microscolex memiliki korelasi negatif terhadap suhu. Genus Perionyx dan Microscolex berkorelasi sangat kuat terhadap kelembapan dan genus Pontoscolex berkorelasi kuat terhadap kelembapan. Dan pada korelasi pH terhadap cacing tanah ketiga genus cacing tanah, Pontoscolex, Perionyx, dan Microscolex menunjukkan korelasi negatif.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Kepadatan Cacing Tanah, Faktor Abiotik, Pinus merkusii Jungh. et de Vriese, Tahura Pocut Meurah Intan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127218</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-31 12:22:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-31 14:42:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>