<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124701">
 <titleInfo>
  <title>APLIKASI TEKNIK JAHITAN FAGOTING MENGGUNAKAN SULAMAN CRETAN INSERTION PADA KEMEJA WANITA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>GHINA DAMAYANTI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Minat masyarakat pada produk fashion semakin berkembang seiring berkembangnya teknologi, banyak perusahaan fashion saat ini menerapkan model bisnis fashion yang lebih cepat dalam menghadapi perubahan trend fashion. Saat ini tidak banyak brand lokal yang memproduksi produk fashion yang menggunakan teknik jahitan fagoting dengan sulaman karena adanya perkembangan digital printing yang mengikuti trend fashion, membuat pelaku usaha di bidang industri lebih memilih sistem produksi yang praktis dan juga cepat, sehingga semakin minimnya produksi sulaman dengan teknik jahitan fagoting pada pakaian yang diproduksi. Penelitian ini bertujuan mendesain, membuat dan mengaplikasikan teknik jahitan fagoting menggunakan sulaman cretan insertion pada kemeja wanita, serta mengetahui daya tarik di kalangan mahasiswa Fakultas Keperawatan USK terhadap pengaplikasian teknik jahitan fagoting menggunakan sulaman cretan insertion pada kemeja wanita. Jenis penelitian eksperimen terapan dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data melalui dokumentasi, eksperimen terapan, kuesioner. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data deskriptif dan perhitungan angket dilakukan dengan menggunakan persentase. Hasil penelitian eksperimen menghasilkan dua produk yaitu kemeja oversize dan kemeja tunik yang memiliki ciri khasnya masing-masing. Model I yaitu kemeja oversize yang memiliki bentuk oversize, menggunakan lengan licin, menggunakan model fly front, dan sulaman yang terletak di saku, lengan, dan bagian depan kemeja dengan letak sulaman pada bagian depan kemeja, lengan, dan saku kemeja. Sedangkan kemeja tunik pada model II menggunakan lengan bishop, bagian lubang kacing menggunakan model shirt front, tidak memiliki saku, dan sulaman terletak pada lengan, manset, dan bawah kemeja bagian depan dan belakang. Hasil olahan data menunjukkan bahwa responden sangat tertarik (81%) pada model I dan tertarik (75%) pada model II pada pengaplikasian teknik jahitan fagoting menggunakan sulaman cretan insertion pada kemeja wanita, sehingga model I kemeja oversize lebih diminati dibandingkan dengan kemeja tunik model II.&#13;
Kata Kunci: Sulaman, Teknik Jahitan Fagoting, Kemeja, Daya Tarik, Responden&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124701</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-10 22:51:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-11 11:55:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>