<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124208">
 <titleInfo>
  <title>KARAKTERISTIK VIABILITAS BENIH PADI BEBERAPA VARIETAS ASAL ACEH DAN VARIETAS UNGGUL NASIONAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Ichsan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>MUHAMMAD  ICHSAN,  &quot;KARAKTERISTK   VIABILITAS  BENIH PADI  BEBERAPA  VARIETAS  ASAL  ACEH  DAN  VARIETAS  UNGGUL NASIONAL&quot; (di bawah bimbingan Syafruddin sebagai pembimbing utama dan Cut Nur Ichsan sebagai pembimbing anggota).&#13;
          Penelitian  hi  bertujuan  untuk  mengetahui  karakteristik  viabilitas  benih padi  beberapa  varietas  asal  Aceh  dan   varietas  .unggul  nasional.  Penelitian  ini dilaksanakan  dari  bulan  Mei  sampai  Agustus  2012  di  Laboratorium  llmu   dan Teknologi Behih Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh.  Bahan  yang  digunakan   dalam  penelitian  ini  yaitu  koleksi  plasma nutfah padi  dari  Lab.  Ilmu  dan  Teknologi  Benih  dan  Lab.  Genetika  dan   Pemuliaan Tanaman.&#13;
          Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola non faktorial dengan 3 ulangan. Penelitian ini menggunakan 30 jenis padi  sehingga terdapat 90  satuan percobaan.  Penelitian  ini  menggunakan teknik Uji  Kertas Digulung didirikan dalam  Plastik (UKDdp)  dengan menguji  25  butir benih padi pada setiap varietas. Peubah yang diamati adalah potensi tumbuh, daya kecambah,  kecepatan  tumbuh,  vigor  kecambah,  keserempakan  tumbuh,  waktu yang dibutuhkan untuk mencapai 50% kecambah total dan berat kering kecambah normal.&#13;
          Hasil  analisis  ragam  menunjukkan  bahwa  varietas  berpengaruh  sangat nyata   terhadap   potensi   tumbuh,   daya   kecambah,   kecepatan   tumbuh,   vigor kecambah, keserempakan tumbuh, waktu yang dibutuhkan untuk mencapai  50% kecambah total dan berat kering kecambah nomal.&#13;
          Hasil   penelitian   menunjukkan   bahwa   varietas   yang   potensi   tumbuh tertinggi terdapat pada varietas Ciherang,  Inpari,  Situ Bangedit, Acong,  Bo  100, Bo  Santeut,  Sikuneng,  Sanbei,  Sigupai,  Sipirok,  Rom  Mokot,  Rangkop   Mirah, Ramos 4 bulan,  Pade Mirah,  Pade Peunataran, Pade P66, Pade Das,  IR64, DGI SHS,  Sigudang dan Pade   Manggeng.  Varietas  tersebut potensi  tumbuhnya tidak berbeda  nyata  dengan  6  varietas  lainnya.  Daya   berkecambah  tertinggi  terdapat pada  varietas  lnpari,  Bo  100,  Sanbei,  Sigupai,  Sipirok,  Ron  Mokot,  Rangkop Mirah,  dan tidak berbeda nyata dengan 19 varietas lainnya. Untuk vigor kecambah  tertinggi terdapat pada   varietas   lnpari.  Situ Bangedit, Bo  100,  Sanbei,  Sigupai, Sipirok,  Ron  Mokot  dan Rangkop  Miral,  dan tidak berbeda nyata dengan  18 varietas  lainnya.  Varietas yang kecepatan tumbuh tertinggi dijumpai  pada pada varietas  Bo  100  dan  Ciherang,  namun  tidak  berbeda nyata dengan  20  varietas lainnya.  Sedangkan varietas yang keserempakan tumbuh tertinggi  dijumpai pada pada  varietas  Inpari,  Situ  Bangedit,  Bo   100,  Sanbei,  Sigupai,  Sipirok,  Ron Mokot,  Rangkop  Mirali,  dan   tidak  berbeda  nyata  dengan  19  varietas  lainnya. Varietas Pade Pangku menghasilkan waktu yang dibutuhkan untuk  mencapal 50% dari total perkecanbahan relatif nyata lebih singkat dibanding varietas  lainnya. &#13;
Meskipun secara statistik tidak berbeda nyata dengan 16 varietas lainnya. Varietas yang  memiliki  nilai  tertinggi    berdasarkan  tolak  ukur  berat  kering  kecambah nomal dijumpal pada varietas Sipirok.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124208</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-04 14:46:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-04 14:46:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>