<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123862">
 <titleInfo>
  <title>AN ANALYSIS OF CODE MIXING USED BY ENGLISH TEACHERS IN TEACHING SENIOR HIGH SCHOOLS IN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ADAM AMANDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Bahasa Inggris</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis campur kode yang digunakan oleh guru bahasa Inggris di sekolah menengah atas selama ELT dan untuk menentukan alasan mengapa guru menggunakan campur kode di kelas selama mengajar. Data penelitian ini diperoleh dari masing-masing guru bahasa Inggris di tiga sekolah, yaitu SMAN 2, SMAN 7, dan SMAN 11 Banda Aceh. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan observasi dan wawancara. Data yang diambil dari seluruh interaksi antara guru bahasa Inggris dan siswa ditranskrip dan dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan tiga jenis campur kode, dengan jenis penyisipan yang dominan di SMAN 2 dan SMAN 7 Banda Aceh (97 kejadian di SMAN 2, 68 kejadian di SMAN 7), diikuti dengan pergantian (43 kejadian di SMAN 2, 23 kemunculan di SMAN 7), dan leksikalisasi kongruen (8 kemunculan di SMAN 2, 6 kemunculan di SMAN 7). Sedangkan di SMAN 11 Banda Aceh jenis yang dominan adalah pergantian (47 kejadian), disusul penyisipan (25 kejadian), dan leksikalisasi kongruen (5 kejadian). Hasil lain yang ditemukan adalah campur kode paling sering disebabkan oleh peran dan hubungan partisipan serta faktor situasional.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123862</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-06-25 11:34:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-06-25 14:46:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>