<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="123233">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Witomo</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pajak  Pertambahan  Nilai  merupakan  salah  satu  komponen  penerimaan  sektor pajak yang  menganut  Pajak  Keluaran  dan  Pajak  Masukan  dalam  pemungutannya.   Kelebihan pembayaran pajak dapat teriadi ketika jumlah pajak masukan yang dibayar lebih besar dari jumlah pajak keluaran yang dipungut. Kelebihan bayar ini dapat dimintakan kembali (restitusi) melalui suatu mekanisme yang telah diatur dalam undang- undang pelpajakan.&#13;
          Penelitian  ini  dilakukan  pada  Kantor  Pelayanan  Pajak  Banda  Aceh.   Data  yang digunakan adalah data  sekunder berupa laporan yang berkaitan dengan proses penyelesaian pemohonan restitusi. Teknik pengumpulan data  yang digunakan adalah teknik dokumentasi dan wawancara untuk mendapakan keterangan secara langsung mengenai  proses penyelesaian pemohonan  restitusi.  Data  yang  telal  terkumpul  akan  dianalisa dengan  metode  deskriptif kualitatif yang membandingkan antara teori yang ada dengan hasil penelitian.&#13;
          Hasil   penelitian   ini   mengidentifikasikan   bahwa   dalam   mekanisme   penyelesaian pemohonan  restitusi  yang  selama  ini  berialan  masih  terdapat  hal-  hal  yang  tidak  sesuai dengan peraturan yang ada. Hal tersebut antara lain berkaitan dengan konfimasi faktur pajak yang masih dilakukan untuk nilai faktur dibawah lima ratus ribu rupiah, pengujian faktur pajak masukan  yang  tidak  sesuai  dengan  langkah-  langkah  yang  diatur  dalam  SE-01mJ.7/2002,&#13;
jangha   waktu   klarifikasi   faktur   pajak   yang   bertolak   belakang   dengan  jangka   waktu  penyelesaian    pemeriksaan   berkaitan   dengan   restitusi   dan   masih   terdapat   tunggakan pemohonan   yang   belum    terselesaikan   pada   tahun   sebelumnya   yang   menjadi   beban pemeriksaan tahun selanjutnya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>123233</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-05-30 15:48:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-05-30 15:48:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>