<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122155">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENGGUNAAN 50% LIMBAH BETON DAN 50% BATU ALAM TERHADAP KAPASITAS GESER BALOK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Firas Rafiqul Ikhwan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Skripsi&#13;
Pengaruh penggunaan 50% limbah beton dan 50% batu alam terhadap kapasitas geser balok&#13;
&#13;
Firas Rafiqul Ikhwan&#13;
NIM. 1904101010137&#13;
&#13;
Program Studi Teknik Sipil&#13;
Departemen Teknik Sipil – Fakultas Teknik&#13;
Universitas Syiah Kuala&#13;
&#13;
Abstrak&#13;
&#13;
Pada tahap konstruksi sebuah bangunan biasanya terdapat limbah beton hasil konstruksi yang dihasilkan dari penghancuran beton struktur yang diambil dari pembangunan dan renovasi gedung. Pemanfaatan limbah beton dapat mengurangi ketergantugan pada agregat alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa balok menggunakan campuran limbah beton dan batu alam. Pada penelitian ini limbah beton digunakan sebagai pengganti agregat kasar alam yang biasa digunakan pada campuran beton untuk kuat geser balok. Menggunakan komposisi material 50% limbah beton dan 50% batu alam. Benda uji yang digunakan adalah beton balok berukuran 150 mm x 300 mm x 2200 mm dengan umur beton 28 hari. Pada penelitian ini dilakukan menggunakan 2 benda uji balok yang diantaranya 1 benda uji balok normal dan 1 benda uji menggunakan 1:1 limbah beton dan batu alam. Perilaku yang diamati adalah lendutan, pola retak, dan kapasitas kekuatan geser maksimum yang dipikul oleh balok. Hasil dari pengujian balok beton bertulang memperlihatkan bahwa beton dengan agregat limbah memiliki penurunan dalam menahan beban dibandingkan dengan beton yang menggunakan agregat alami. Nilai beban maksimum yang ditopang oleh benda uji beton normal (B-N) dan beton limbah (B-L) adalah 19,52 ton dan 18,21 ton. Pada balok B-N mengalami nilai lendutan sebesar 8,99 mm dan pada balok B-L mengalami nilai lendutan sebesar 15,28 pada beban maksimum. Pola retak yang dialami pada balok B-N dan B-L yaitu retak lentur pada beban 4 ton dengan lendutan 0,89 mm untuk balok B-N dan pada beban 3,2 ton dengan lendutan 5,44 untuk balok B-L. Retakan pada kedua benda uji memanjang secara diagonal hingga mencapai zona tekan beton dan menandakan retakan gagal geser.&#13;
&#13;
Kata kunci: agregat kasar, limbah beton, balok beton bertulang, kapasitas geser&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122155</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-02 12:29:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-02 14:46:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>