<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121886">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENAMBAHAN SERAT KACA DAN SERAT POLYPROPYLENE TERHADAP SUSUT BETON MUTURNTINGGI MENGGUNAKAN TANAH DIATOMAESEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SAFRIL MUHAMAD ERWIN HIDAYAT</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Beton berserat menjadi pilihan seiring berkembangnya teknologi dalam bidang konstruksi. Beton mutu tinggi membutuhkan banyak semen sehingga perlu adanya bahan tambah mineral, maka digunakan tanah diatomae untuk mengurangi pemakaian semen. Reaksi antara semen dan air menghasilkan panas hidrasi yang menyebabkan terjadinya regangan susut hingga menyebabkan perambatan retak, oleh karena itu digunakan serat untuk menahan regangan susut. Salah satu cara untuk mencegah penyusutan adalah dengan menambahkan serat sintetis yaitu serat kaca dan serat polypropylene yang dapat meningkatkan kekuatan beton untuk menahan keretakan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan serat kaca dan serat polypropylene terhadap susut yang terjadi pada beton mutu tinggi dengan menggunakan tanah diatomae sebagai subtitusi semen. Benda uji yang digunakan adalah balok dengan ukuran 100 mm × 100 mm × 400 mm sebanyak 20 benda uji. Variasi penambahan serat kaca dan serat polypropylene adalah 0%, 0,2%, 0,4%, 0,8%, dan 1% dari volume beton. Pada penelitian ini digunakan substitusi tanah diatomae dengan variasi 0% dan 10% dari berat semen dengan FAS direncanakan sebesar 0,27. Observasi dilakukan selama 60 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan serat kaca sebesar 0%, 0,2%, 0,4%, 0,8%, dan 1% jika dibandingkan dengan 0% serat menunjukkan penurunan susut pada penambahan serat kaca masing masing sebesar 29%, 42%, 56%, dan 66% pada benda uji 0% tanah diatomae, dan 32%, 45%, 64 dan 72% pada benda uji 10% tanah diatomae. Selain itu penambahan serat polypropylene menunjukkan penurunan susut sebesar 21%, 32%, 48% dan 50% pada benda uji 0% tanah diatomae, dan 25%, 38%, 54 dan 66% pada benda uji 10% tanah diatomae. Dari hasil observasi nilai regangan susut yang terjadi pada benda uji dengan substitusi 0% tanah diatomae lebih besar daripada benda uji dengan substitusi 10% tanah diatomae.&#13;
Kata Kunci: beton mutu tinggi, susut, serat kaca, serat polyprpylene, tanah diatomae</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121886</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-27 12:48:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-27 14:50:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>