<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121828">
 <titleInfo>
  <title>KESESUAIAN AUDIOMETRI PREOPERATIF DENGAN TEMUAN INTRAOPERATIF TELINGA TENGAH PADA PENDERITA OTITIS MEDIA SUPURATIF KRONIK DI RSUDZA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Darmayanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kesesuaian Audiometri Preoperatif Dengan Temuan Intraoperatif Telinga Tengah Pada Penderita Otitis Media Supuratif Kronik Di RSUDZA Banda Aceh&#13;
Oleh: dr. Darmayanti&#13;
ABSTRAK&#13;
Latar Belakang: Gangguan pendengaran konduktif merupakan pola gangguan pendengaran yang paling umum terjadi pada OMSK. Gangguan pendengaran konduktif dapat disebabkan oleh perforasi membran timpani, atelektasis telinga tengah, timpanosklerosis, rusaknya tulang-tulang pendengaran, dan kolesteatoma. OMSK dapat menyebabkan disfungsi rantai tulang pendengaran, dengan mengetahui status rantai tulang pendengaran sangat penting pada pasien yang menjalani timpanoplasti yang akan membantu dalam merencanakan rekonstruksi rantai tulang pendengaran Tujuan: Mengetahui kesesuaian audiometri preoperatif dengan temuan intraoperatif telinga tengah pada penderita otitis media supuratif kronik di RSUDZA Banda Aceh Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional dengan melakukan pemeriksaan otoskopi untuk menilai lokasi dan ukuran perforasi membran timpani serta audiometri nada murni pada pasien OMSK yang datang ke poliklinik THT-BKL RSUDZA dan kemudian dilakukan tindakan operatif dalam periode Januari hingga Juli 2023. Selama pembedahan dilakukan evaluasi status osikula, granulasi dan kolesteatoma dari telinga yang dioperasi. Dilakukan analisa kesesuaian antara hasil audiometri preoperatif dan temuan intraoperatif dengan menggunakan uji chi-squared dan kendall tau-b. Hasil:  Dari hasil analisa 58 sampel didapatkan hubungan yang signifikan antara derajat tuli konduktif dengan lokasi perforasi, ukuran perforasi, status osikula dan temuan granulasi (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121828</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-27 10:27:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-27 10:35:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>