<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121016">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH JENIS NAUNGAN TERHADAP IKLIM MIKRO TANAMAN KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fikri Hidayat</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Agroteknologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tanaman kopi (Coffea sp.) merupakan salah satu tanaman perkebunan yang dikembangkan di Indonesia sejak penjajahan Belanda. Kopi adalah satu dari beberapa jenis komoditas perkebunan yang memiliki peran begitu penting di dalam perekonomian negara kita. Sistem yang berkembang dalam budidaya kopi adalah agroforestri yang memberikan dampak positif bagi iklim mikro di sekitar tanaman kopi arabika. Iklim mikro merupakan iklim dilapisan udara dekat permukaan bumi dengan ketinggian ± 2 meter. Iklim mikro sangat dipengaruhi oleh keberadaan vegetasi terutama pohon-pohon yang ada di sekitarnya.  Pohon mampu menyerap radiasi matahari, memberi naungan, dan melakukan transpirasi sehingga dapat menurunkan temperatur udara dan meningkatkan kelembaban udara. Penggunaan pohon penaung yang berbeda-beda menyebabkan kondisi iklim mikro yang bervariatif. Sehubungan dengan perbedaan iklim mikro tanaman kopi terhadap naungan yang berbeda-beda, maka penelitian ini diperlukan untuk mengetahui pengaruh jenis naungan terhadap iklim mikro tanaman kopi arabika. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial. Rancangan ini digunakan pada percobaan dengan faktor yang diteliti yaitu jenis naungan tanaman kopi. Faktor jenis naungan yang digunakan terdiri dari 5 jenis naungan yaitu tanpa naungan (kontrol), lamtoro besar, lamtoro kecil, pisang dan alpukat. Masing-masing perlakuan tersebut diulang sebanyak empat kali sehingga didapati 20 satuan percobaan. Faktor yang diamati dalam penelitian ini adalah iklim mikro di sekitar perakaran tanaman (suhu tanah) dan iklim mikro di atas permukaan tanah sekitaran tanaman (suhu udara, kelembaban udara dan intensitas radiasi matahari) dan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis naungan berpengaruh sangat nyata terhadap suhu tanah pada kedalaman 0 dan 10 cm pada beberapa minggu. Disisi lain, jenis naungan tanaman kopi tidak berpengaruh nyata terhadap suhu tanah pada kedalaman 20 cm. Jenis naungan berpengaruh sangat nyata terhadap suhu udara, kelembaban udara serta intensitas radiasi matahari pada beberapa minggu, kecuali intensitas radiasi matahari di bawah tajuk tanaman kopi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121016</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-06 18:42:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-07 10:14:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>