<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119914">
 <titleInfo>
  <title>UJI AKTIVITAS ANTIDEPRESAN MINYAK NILAM FRAKSI RINGAN (POGOSTEMON CABLIN) TERHADAP TIKUS (RATTUS NORVEGICUS) DENGAN METODE TAIL SUSPENSION TEST</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ayu Annisa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Depresi adalah gangguan kejiwaan yang melibatkan perubahan suasana hati, penurunan minat terhadap sesuatu, sedih yang mendalam. Depresi merupakan hal yang umum terjadi di masyarakat global. Di Indonesia sendiri prevalensi penderita depresi pada tahun 2018 mencapai 7%. Sementara di Aceh,  9 dari 1.000 orang usia di atas 15 tahun menderita depresi. Meskipun begitu, masih banyak penderita depresi tidak mendapat terapi depresi yang tepat. Beberapa faktor yang menyebabkan masyarakat tidak memiliki tingkat kesadaran dalam mendapatkan terapi antidepresan yaitu kurangnya pemahaman dan persepsi masyarakat yang salah mengenai depresi, kurangnya penyedia layanan profesional, gejala yang tidak terobatti dan efek samping yang ditimbulkan oleh masyarakat. Pada penelitian “Uji Aktivitas Antidepresan Minyak Nilam Fraksi Ringan (Pogostemon cablin) terhadap Tikus (Rattus Norvegicus) Dengan Metode Tail Suspension Test” ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai aktivitas antidepresan dari minyak nilam fraksi ringan dan dapat bermanfaat dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam menjalani terapi antidepresan. Penelitian ini dilakukan dengan menguji penggunaan minyak nilam fraksi ringan dengan dosis 20 mg dan 40 mg secara peroral terhadap tikus terinduksi stres dengan metode tail suspension test dengan parameter pengujian yaitu kadar kortisol dalam darah dan waktu immobilitas tikus. Hasil yang diperoleh yaitu minyak nilam fraksi ringan signifikan dalam menurunkan kadar kortisol darah dan waktu immobilitas tikus pada dosis 40 mg. Namun data hasil penelitian ini masih belum cukup menjelaskan mekanisme kerja minyak nilam fraksi ringan dalam mengobati depresi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119914</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-29 16:52:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-30 11:10:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>