DESAIN SISTEM SOFT STARTING MOTOR INDUKSI DENGAN THYRISTOR BERBASIS MIKROKONTROLLER | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DESAIN SISTEM SOFT STARTING MOTOR INDUKSI DENGAN THYRISTOR BERBASIS MIKROKONTROLLER


Pengarang

Trisny Wibowo - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0504105020057

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Elektro (S1) / PDDIKTI : 20201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2012

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Motor induksi secara umum dapat distarting dengan menghubungkan motor secara langsung ke sumber ataupun dengan mengatur tegangan input pada motor tersebut. Bila motor induksi saat dihidupkan secara langsung akan menarik arus yang cukup besar, arus mula yang besar ini dapat mengakibatkan drop tegangan pada saluran sehingga akan mengganggu peralatan lain yang dihubungkan pada saluran yang sama. Dengan penggunaan metode soft starting, tegangan dan arus awal dapat dikurangi atau di atur. Jika pada waktu start, tegangan akan diatur dibawah tegangan nominal, sehingga arus motor saat starting akan rendah hingga akhimya mencapai kecepatan dan tegangan nominalnya. Metode soft stater ini tersusun atas komponen 2 buah SCR (Silicon Control Rectifier) type BT-I 51 menggunakan driver MOC 3020 yang pemicuannya dilakukan oleh sebuah mikrokontroler PIC I 6F877 yang di sambungkan ke motor induksi 1 fasa. Dimana
sudut penyalaan dari thyristor dapat dilihat dari 180" sampai 0' dalam waktu
tertentu. Semakin besar sudut fasa yang diberikan maka kecepatan akan semakin
kecil. Hasil dari pengujian soft starting ini dalam waktu 0, 19 detik menghasilkan arus start minimum 1,33 A dengan arus nominal motor I, = 1,8 A. Pada pengujian yang dihasilkan dengan soft starting, nilai arus yang dihasitkan lebih kecil apabila dibandingkan dengan starting yang dilakukan dengan menggunakan system DOL (direct on line) yang menghasilkan nilai arus start sebesar 14 A. Hal ini
membuktikan bahwa dengan menggunakan metode soft starting arus starting
dapat dikendalikan.



Kata kunci: Motor Induksi, Soft Start, Thyristor, PIC 16F877

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK