<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119860">
 <titleInfo>
  <title>OTOMATISASI PENENTUAN NILAI AMBANG PADA METODE RESTORASI CITRA MANUSKRIP KUNO BERBASIS HISTOGRAM TEREKUALISASI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Baihaqi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ooku.men kuno  merupakan  barang  peninggalan pada  masa  lalu yang  sangat berharga  nilainya. Dokumen  kuno sangat  rentan  terhadap  derau  termasuk perubahan warna  kertas.  Misalnya  kertas  menjadi   gelap  dan  hitam  (yang jika  terjadi pada  satu tempat  disebut  dengan fox)    serta  terdapat bercak-bercak hitam akibat  terkena  air. Perubahan    warna   kertas    tersebut   dapat   mengganggu   kenyamanan   dan   tingkat keterbacaan  dokumen.   Untuk   melestarikan    dan  menjaga  dokumen   kuno   tersebut diperlukan   perbaikan  untuk  tiap-tiap  dokumen  yang  mengandung derau.  Salah  satu usaha    untuk    memperbaiki    dokumen    kuno    hasil    pemindaian   adalah dengan menggunakan  metode  restorasi  citra  berbasis  histogram   terekualisasi.  Pada  tugas akhir   ini,  metode   histogram   terekualisasi  digunakan   untuk   meningkatkan   kualitas&#13;
citra  dengan  menghilangkan fox dan  meningkatkan kekontrasan  antara  teks  dengan&#13;
latar  belakangnya.  Citra  keluaran  yang  didapat  memiliki  kualitas  yang  lebih  bagus daripada  citra keluaran  menggunakan metode  Otsu. Berdasarkan nilai uji MOS (Mean Opinion Score) diperoleh nilai rata-rata  untuk metode  yang diusulkan adalah 4,22 dan nilai  rata-rata   menggunakan   metode    Otsu   adalah   2,60.   Jadi,  untuk   data   yang digunakan      dalam     simulasi     metode     histogram      terekualisasi     lebih     efektif&#13;
menghilangkan fox daripada  metode  Otsu.&#13;
&#13;
Kata  kunci  :   threshold, tiling, ekualisasi   histogram,  fox, dan  citra  dokumen   kuno, MOS(Mean Opinion Score).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119860</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-27 13:14:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-27 13:14:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>