<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119857">
 <titleInfo>
  <title>KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN PENAMBAHAN SERAT TULANG  BULU AYAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AFRIADIE KURNIAWAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini bertujuan   untuk  mendapatkan   pengaruh   penggunaan   serat tulang   bulu  ayam  terhadap   kuat  tarik belah  beton   dan   menggunakan  variasi agregat  maksimum   dengan  persentase   serat.  Faktor  air  semen  yang  digunakan adalah  0,40,  ukuran  agregat maksimum yang  digunakan adalah  diameter  0 19,1 mm; 0 25,4 mm dan 0 31,5  mm, dengan  persentase  serat 0,2%; 0,4% dan 0,6%. Jumlab  total bends  uji silinder  adalah  168  buah, dimana  7 buah  benda uji  silinder&#13;
15  cm x 30 cm untuk setiap perlakuan,  ukuran  diameter agregat  maksimum,  dan persentase   serat  tulang   bulu  ayam  serta  7  buah  benda  uji  sebagai  pengontrol&#13;
(beton  normal). Benda  uji yang  telah  siap  dilakukan  pengecoran  dimasukkan   ke dalam  bak perendaman air biasa sampai  umur pengujian 7 hari dan 28 hari. Hasil penelitian   ini menujukkan  bahwa   beton  dengan   penambahan   persentase   serat tulang  bulu  ayam  0,6%  dan menggunakan  agregat  maksimum   diameter  0 25,4 mm mengalami  penurunan  kuat tarik belab paling  besar  pada  umur  pengujian 28 hari.    Peningkatan     kuat    tarik   belah    tertinggi    terdapat    pada    beton    yang menggunak an  agregat  maksimum  diameter  0  25,4  mm dengan  persentase   serat&#13;
0,2%   pada   umur   pengujian   28   hari.   Hasil   pengujian   dan   analisis    varian menunjukkan   semakin   besar persentase   serat  dan  diameter   agregat  maksimum yang digunakan   semakin   menurun  kuat  tarik belah  beton,  dimana  tidak  adanya interaksi   antara   penggunaan   serat tulang   bulu  ayam   dan  agregat   maksimum terhadap  kuat tarik belah beton.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119857</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-27 13:00:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-27 13:00:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>