<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119339">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN INDEKS ATEROGENIK PLASMA DAN LOW DENSITY LIPOPROTEIN DENGAN PENYAKIT JANTUNG KORONER PADA PENDERITA DM TIPE 2 DI POLIKLINIK ENDOKRIN RSUDZA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Athaya Ghina Fidela Sumarta</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan kondisi resistensi insulin dengan disfungsi sel beta terkait. Komplikasi kardiovaskular menjadi perhatian khusus terhadap perkembangan dan prognosis DMT2 terutama Penyakit Jantung Koroner (PJK). Dislipidemia berkontribusi terhadap inisiasi dan progresi aterosklerosis yang merupakan patofisiologi utama PJK. Indeks Aterogenik Plasma (IAP) dan Low Density Lipoprotein (LDL) menjadi indikator untuk dislipidemia dan digunakan untuk mengukur kadar lipid yang komprehensif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan IAP dan LDL dengan Penyakit Jantung Koroner pada penderita DMT2 di Poliklinik Endokrin RSUDZA Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross sectional. Subjek pada penelitian ini adalah pasien DMT2 pada Poliklinik Endokrin dari bulan Januari sampai dengan Maret 2023 menggunakan uji Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien DMT2 yang menderita PJK (64,7%) memiliki kadar IAP tinggi, sedangkan pasien DMT2 yang tidak menderita PJK (77,3%) memiliki kadar IAP rendah dengan nilai rata-rata IAP sebesar 4,51 mg/dL dan pasien DMT2 menderita PJK (53,3%) memiliki kategori LDL tinggi, sedangkan pasien DMT2 yang tidak menderita PJK (92,9%) memiliki kategori LDL optimal dengan nilai rata-rata LDL sebesar 132,42 mg/dL. Hasil analisis data menggunakan Spearman Test pada IAP didapatkan P value 0,000 dengan kekuatan korelasi 0,412 dan pada LDL didapatkan P value 0,007 dengan kekuatan korelasi 0,269. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan IAP dan LDL dengan PJK pada penderita DMT2 di Poliklinik Endokrin Banda Aceh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DIABETES MELLITUS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CORONARY HEART DISEASES - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.462</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119339</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-12 14:51:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-02 16:17:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>