<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119228">
 <titleInfo>
  <title>STUDI PEMANFAATAN METODE GEOMETRIC MOMENT  INVARIANT DAN FITUR TEKSTUR STATISTIK UNTUK KLASIFIKASI CACAT TEKSTIL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Izziatusslima</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kualitas memberikan keunggulan kompetitif yang membedakan suatu perusahaan dengan  perusahaan  lainnya. Karena  itu, perusahaan harus mampu mengendalikan kualitas produk,  terutama pada bagian  cacat produk  agar  hasil  dari pelaksanaan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan dan  memuaskan  konsumen. Cacat yang  dihasilkan sangat  berpengaruh   kepada keuntungan perusahaan.   Semakin banyak  barang   cacat   maka semakin banyak  kerugian  yang   di   alami   oleh perusahaan.  Untuk itu  diperlukan   pendeteksian  cacat  tekstil  menggunakan  visi komputer yang  dapat  mengenali  pola cacat  secara  otomatis. Salah  satu metode yang  digunakan  dalam  pengenalan   pola  (pattern  recognition)  yaitu  geometric moments invariant. Moment dapat  menggambarkan   suatu  objek dalam hal  area,&#13;
posisi    orientasi    dan  parameter     terdefinisi    lainnya.  Analisa  tekstur  juga&#13;
dimanfaatkan sebagai  proses  untuk  melakukan identifikasi dan  interpretasi citra, metode  pengambilan ciri yang  didasarkan  pada  karakteristik histogram citra.  Dari kedua  metode   ini,  pengidentifikasian  dilakukan   dengan  membandingkan  nilai moment   dan   fitur   tekstur  yang  telah   disegmentasi  dengan   range   yang   telah ditentukan  pada  citra  yang  mengandung cacat  dan tidak  cacat.  Hasil  penelitian yang   dilakukan   dari  perhitungan    detection  success  rate,  tingkat  keberhasilan dalam  klasifikasi   pola   cacat  pada  tekstil   untuk  metode  geometric  moment&#13;
invariant pada  04,  04.  0,,  0 dan untuk  semua  parameter metode   fitur  tekstur statistik bernilai 1.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci:  geometric moments   invariant,  fitur  tekstur   statistik,   deteksi   cacat&#13;
tekstil, tekstil, pengendalian  mutu.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119228</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-08 12:19:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-08 12:19:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>