PENGARUH SUBSTITUSI AGREGAT KACA TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON NORMAL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH SUBSTITUSI AGREGAT KACA TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON NORMAL


Pengarang

RADHI APRIADI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0404101010054

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2012

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan material aJtematif pembentuk beton dan untuk mengetahui pengaruh substitusi agregat kaca (keJereng) terhadap sifat mekanis beton normal. Variabel yang digunak.an daJam penelitian ini meliputi kuat tekan, kuat tarik belah, dan kuat lentur beton dengan beberapa variasi diameter agregat kaca dan persentase substitusi agregat kaca. Fak.tor air semen yang digunakan adalah 0,40. Ukuran agregat kaca yang digunakan adalah diameter 12
mm; diameter 24,5 mm dan diameter 12 + 24,5 mm, dengan persentase 20%; 25%
dan 30%. JumJah benda uji total adalah 180 buah, dimana 6 buah benda uji untuk setiap perlakuan, ukuran diameter agregat kaca, dan persentase agregat kaca serta 6
buah benda uji sebagai benda uji pengontrol. Setelah dilakukan pengecoran, benda uji dimasukkan ke dalam bale perendaman air biasa selama 7 hari dan 28 hari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa beton yang menggunak.an agregat kaca diameter
12 mm, 24,5 mm dan 12 + 24,5 mm mengalami peningkatan kuat tekan untuk semua
persentase substitusi agregat kaca, tetapi terjadi penurunan kuat tekan untuk persentase agregat kaca 25% dan 30% pada agregat kaca diameter 12 mm bila dibandingkan dengan kuat tekan beton tanpa menggunak.an agregat kaca pada umur beton 7 hari. Kuat tekan beton maksimum diperoleh pada beton yang mengggunakan agregat kaca diameter 24,5 mm dengan persentase 20% pada umur 28 hari yang mengalami kenaikan kuat tekan sebesar 50% dari kuat tekan beton tanpa menggunakan agregat kaca. Kuat tarik belah beton maksimum diperoleh pada beton yang mengggunak.an agregat kaca diameter 12 mm dengan persentase 20% pada umur 7 hari yang mengalami kenaikan kuat tekan sebesar 24% dari kuat tekan beton tanpa menggunakan agregat kaca. Kuat lentur beton maksimum diperoleh pada beton yang mengggunak.an agregat kaca diameter 24,5 mm dengan persentase 25% pada umur 28 hari yang mengalami kenaikan kuat tekan sebesar 26% dari kuat tekan beton tanpa menggunakan agregat kaca.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK