<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118943">
 <titleInfo>
  <title>SISTEM PHOTOVOLTAIC (PV) PADA GEDUNG BAPPEDA KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yogi Putera Setiawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Teknik Mesin dan Industri</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Energi terbarukan (renewable energy) adalah sumber energi yang berasal dari alam sehingga dapat dibuat kembali secara bebas dan digunakan secara terus – menerus. Pemanfaatan energi terbarukan dilakukan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang memadai sehingga memunculkan konsep green building. Berdasarkan PP No. 79 Tahun 2014 mengenai Kebijakan Energi Nasional yang dimana upaya untuk mengurangi penggunaan dan produksi energi fosil serta emisi gas rumah kaca dengan memanfaatkan energi baru terbarukan sebesar 23 – 31%. Maka dari itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi EBT khususnya energi surya pada gedung BAPPEDA kota Banda Aceh serta energi listrik yang dihasilkan dan nilai ekonomis dalam penggunaan panel surya pada gedung tersebut, sehingga mendapatkan sistem panel surya yang optimal dan dapat diaplikasikan dikalangan masyarakat. Dengan begitu, penelitian akan dimulai dengan pengambilan data menggunakan alat weather station sehingga mendapatkan data suhu udara, kecepatan angin dan kelembaban udara, selain itu pengambilan data juga dilakukan pada PLTS 1200 W menggunakan alat Wifi e-Box dari jam 09.00 – 14.00 WIB pada hari Senin – Jumat pada bulan Juli - Agustus. Serta dilakukannya simulasi penggabungan 2 sistem PLTS yaitu 400 W dan 1200 W dengan menggunakan aplikasi Simulink MATLAB. Hasil pengambilan data menunjukkan nilai suhu udara, kelembaban udara dan kecepatan angin memiliki nilai rata – rata yang konstan, sementara untuk daya keluaran sistem PV 1200 W mengalami penurunan setiap jamnya. Lalu potensi energi surya pada gedung tersebut didapatkan nilai Direct Normal Irradiation (DNI) atau radiasi yang diterima langsung dari matahari sebesar 3,384 kWh/m2 per hari dan 1235,3 kWh/m2 per tahun. Hasil perhitungan pada sistem PLTS 1600 W didapatkan nilai energi yang dihasilkan sebesar 4,26 kWh/hari. Dengan begitu, nilai ekonomis yang didapatkan per harinya dalam penggunaan panel surya sebesar Rp7.200,- dan perbulannya didapatkan sebesar Rp217.100,-</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118943</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-28 11:32:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-28 11:36:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>