<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118439">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH APLIKASI BAKTERI BACILLUS SP. TERHADAP KUAT TARIK BELAH BETON MUTU TINGGI DENGAN KEMAMPUAN SELF HEALING CONCRETE (SHC)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD ALDI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Infrastruktur di Indonesia menggunakan bahan dasar beton sangat umum digunakan pada konstruksi, seperti bendung, jembatan, dan lain-lain. Beton berkualitas dapat mendukung aspek dari pembangunan dan perawatan menjadi lebih efisien. Beton pulih mandiri ialah beton yang mampu melakukan perbaikan secara mandiri pada kerusakan dan keretakan beton, perbaikan tersebut terjadi dengan adanya produksi mineral yang dihasilkan oleh aktivitas mikroba didalam beton. Bakteri Bacillus sp. mampu mempresipitasi kalsium karbonat (CaCO3), dan memiliki sifat endospora yang cocok diinovasikan pada beton, endospora merupakan kemampuan dapat bertahan hidup pada keadaan tidak aktif sampai bertahun-tahun, tahan terhadap panas, kering dan paparan zat kimia. Tujuan dari penelitian ini ialah menghasilkan beton mutu tinggi yang mampu melakukan penyembuhan mandiri dengan diinovasikan mikroba. Metode enkapsulasi merupakan cara melindungi bakteri dari kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan dengan cara melapisi mikroorganisme sebagai inti, bahan yang digunakan ialah bakteri Bacillus sp., urea, nutrient broth, CaCl2, aquades, tanah diatomae, dan pasta semen. Pengujian penelitian dilakukan dengan uji tarik belah pada umur 28 hari, benda uji digunakan silinder 15 x 30 cm yang diaplikasikan bakteri Bacillus sp., variasi bakteri pada benda uji ialah 0%, 0,5%, 0,6% dan 0,7% dengan total 15 benda uji. Benda uji dirawat dalam air selama 7 hari, kemudian pemberian retakan dengan memberikan beban menggunakan mesin uji tekan hingga menghasilkan retakan mikro, setelah itu benda uji dilakukan perawatan lagi selama 28 hari dan diamati secara visual. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan bakteri Bacillus sp. berjalan efektif, dengan menghasilkan (CaCO3) pada progres pemulihan 28 hari. Perkembangan pemulihan retakan terus meningkat mulai hari ke 7, 14, 21 dan 28 hari. Hasil pengujian kuat tarik belah mengalami peningkatan dari benda uji kontrol, yang hasilnya 4,27 MPa variasi bakteri 0%. Variasi yang sangat baik yaitu 0,6% dengan nilai 4,55 MPa, variasi bakteri 0,7% dengan nilai 4,40 MPa, dan variasi bakteri 0,5% ialah 4,36 MPa.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118439</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-21 10:58:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-21 14:33:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>