<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118404">
 <titleInfo>
  <title>KORELASI NILAI QUICK SEQUENTIAL ORGAN FAILURE ASSESSMENT DAN RED BLOOD CELL DISTRIBUTION WIDTH DENGAN LUARAN PASIEN PNEUMONIA KOMUNITAS DI RSUD ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Asmaul Husna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas kedokteran - Program studi pendidikan spesialis-i pulmonologi dan kedokteran respirasi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
&#13;
Pneumonia komunitas atau Community acquired pneumonia (CAP) merupakan salah satu penyakit infeksi yang sering ditemukan dan menjadi penyebab utama mortalitas dan morbiditas di seluruh dunia. Pneumonia seringkali diperberat oleh sepsis dengan angka kematian meningkat hingga lebih dari 50%. Pengenalan awal sepsis merupakan dasar untuk memandu terapi, meningkatkan hasil, dan mengurangi biaya. Nilai Quick Sequential Organ Failure Assessment (qSOFA) dan Red cell distribution width (RDW) merupakan pemeriksaan sederhana yang dinilai dapat digunakan sebagai predictor luaran pneumonia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi nilai qSOFA dan RDW dengan luaran pasien pneumonia komunitas di RSUD Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain kohort (prospective). Sebanyak 75 sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi diambil selama rentang waktu 24 Mei hingga 24 Juli 2023, kemudian diikuti selama 30 hari dari awal pasien masuk IGD. Didapatkan skor qSOFA dominan sampel dengan resiko rendah (</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118404</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-20 21:52:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-21 11:18:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>