<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117797">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Surya Chandra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Lereng Jalan Takengon-Uwak merupakan jalan lintas antar kecamatan di  Provinsi Aceh yang berfungsi sebagai jalur penghubung yang menghubungkan Kota Takengon dengan Kecamatan Uwak. Ketinggian lereng jalan bervariasi,berkisar antara 4-7 m dengan kemiringan yang juga berbeda-beda, Berdasarkan  kondisi tersebut, maka pada lereng jalan Takengon-Uwak perlu dianalisis untuk  mengetahui tingkat kestabilannya. Analisis stabilitas lereng ini bertujuan untuk&#13;
mendapatkan nilai faktor keamanan dan lereng jalan Takengon - Uwak STA 04+450 sampai STA 04+500. Perhitungan stabilitas Lereng tersebut dilakukan dengan program Slope/W dan metode Bishop. Hasil nilai faktor keamanan yang&#13;
diperoleh dan analisis lereng Jalan Takengon - Uwak STA 04+450 dengan sudut 69° adalah 1,080 menggunakan program slope/W dan 1,090 menggunakan metode  Bishop. Hasil ini menunjukkan lereng stabil akan tetapi masih dalam kondisi&#13;
kritis, maka dari itu perlu dilakukan perubahan geometri lereng menjadi sudut 45° dan 40°. Hasil nilai faktor keamanan dengan sudut 45° menggunakan program slope/W  adalah 1,324 dan menggunakan metode Bishop adalah 1,339. Hasil nilai&#13;
faktor keamanan dengan sudut 40° menggunakan program slope/W adalah 1,364  dan menggunakan metode Bishop adalah 1,482. Pada STA 04+500 dengan sudut  76° adalah 0,835 menggunakan program slope/W dan 0,960 menggunakan metode&#13;
Bishop. Hasil ini menunjukkan bahwa kondisi lereng tidak aman, maka dari itu  perlu dilakukan perubahan geometri lereng menjadi sudut 45° dan 40°. Hasil nilai  faktor keamanan dengan sudut 45° menggunakan program slope/W adalah 1,269&#13;
dan menggunakan metode Bishop adalah 1,312. Hasil nilai faktor keamanan  dengan sudut 40° menggunakan program slope/W adalah 1,325 dan menggunakan  metode Bishop adalah 1,468 Hasil tersebut telah sesuai dengan rekomendasi&#13;
Abramson et al (1996) yaitu SF&gt; I.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117797</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-11 10:49:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-11 10:49:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>