<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117527">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN CUKA BUAH SENGGANI (MELASTOMA AFFINE D.DON) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI PANKREAS TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS L.) HIPERGLIKEMIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nadila Fitria</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hiperglikemia merupakan suatu kondisi meningkatnya kadar glukosa darah dalam tubuh yang disebabkan oleh rusaknya jaringan pankreas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian cuka buah senggani (Melastoma affine D.Don) terhadap perbaikan histopatologi pankreas tikus putih (Rattus norvegicus L.)  hiperglikemia. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang dibagi kedalam 4 perlakuan dengan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu normal (N) yaitu tikus diberi aquades, kontrol negatif (KN) yaitu tikus yang diberi aloksan, kontrol positif (KP) yaitu tikus yang diberi aloksan + glibenklamid dan perlakuan pemberian cuka (PC) yaitu tikus diberi aloksan + cuka buah 2 ml/kg BB. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah pulau langerhans dan diameter pulau langerhans. Data dianalisis dengan Analisis Varian (ANAVA) dan dilanjutkan Uji Jarak Nyata Duncan (JNTD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata jumlah pulau langerhans perlakuan N adalah 11,25 ± 1,71, perlakuan KN yaitu 7,75 ± 0,96, perlakuan KP yaitu 8,50 ± 1,29 dan perlakuan PC yaitu 9,75 ± 2,22. Rata-rata diameter pulau langerhans pada perlakuan N adalah 94,32 ± 11,35 µm, perlakuan KN yaitu 53,17 ± 11,80 µm, perlakuan KP yaitu 68,08 ± 10,67 µm dan perlakuan PC yaitu 79,58 ± 6,59 µm. Jumlah pulau langerhans pada semua perlakuan sama yang ditunjukkan oleh hasil Fhitung (3,608) &lt; Ftabel (5,95), tetapi diameter pulau langerhans mengalami perubahan ukuran dengan diperoleh hasil Fhitung (11,448) &gt; Ftabel (5,95). Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh pemberian cuka buah senggani terhadap perbaikan histopatologi pankreas tikus putih.   &#13;
Kata kunci: hiperglikemia, pankreas, senggani, Rattus norvegicus L</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117527</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-29 11:07:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-29 11:11:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>