GAMBARAN STRES PSIKOLOGI DAN MEKANISME KOPING PADA PASIEN DIABETES MELLITUSRNTIPE II DENGAN GANGREN DIABETIK DI POLIKLINIK ENDOKRIN RAMAH SAKIT UMUM DAERAH DR.RNZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2011 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GAMBARAN STRES PSIKOLOGI DAN MEKANISME KOPING PADA PASIEN DIABETES MELLITUSRNTIPE II DENGAN GANGREN DIABETIK DI POLIKLINIK ENDOKRIN RAMAH SAKIT UMUM DAERAH DR.RNZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2011


Pengarang

Vara Mery herseli - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0707101020027

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Stres psikologi adalah pengaruh baik. dari luar maupun dalam tubuh seseorang yang dapat mempengaruhi fungsi fisiologi maupun psikologi seseorang stres merupakan hal yang wajar terjadi selaras dengan jalan kehidupan manusia dengan tujuan mendewasakan seseorang dalam menghadapi segala tekanan yang ada.. Mekanisme koping adalah proses dimana seseorang berusaha 'berdamai dengan stressor yang ada dengan menggunakan segala daya upaya yang seseorang miliki. Penelitian ini berdesain deskriptif eksploratif dengan pendekatan cross sectional study dengan jumlah sampel sebanyak 32 pasien Diabetes Mellitus tipe ll dengan gangren diabetik, berdasarkan hasil penelitian yang didapat adalah pada variabel stres psikologi dengan sub variabel pengalaman, sebanyak 23 pasien (71,9%) pada kategori sedang, pada sub variabel durasi, sebanyak 18 pasien (56,3%) pada kategoti sedang dan pada sub variabel jumlah sebanyak 19 pasien (59,4%) pada kategori sedang. Untuk variabel mekanisme koping dengan sub variabel menyerang sebanyak 32 pasien (100%) pada kateegori adaptif, pada sub variabel menarik diri, sebanyak 23 pasien (71,9%) pada kategori adaptif, pada sub variabel kompromi sebanyak 29 pasien (90,6%) pada kategori adaptif, pada sub variabel kompensasi, sebanyak 31 pasien (96,9%) pada kategori adaptif, pada sub variabel menyangkal, sebanyak 29 pasien (90,6%) pada kategori adaptif, pada sub variabel pemindahan sebanyak 24 pasien (75%) pada kategori adaptif, pada sub variabel konversi sebanyak 26 pasien (81,2%) pada kategori adaptif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sebagian besar sampel menunjukkan stres psikologi dalam tingkat sedang dan menggunakan mekanisme koping untuk menghadapai stres yang dialaminya dengan secara adaptif. Rumah Sakit sebagai pemberi pelayanan kesehatan sebaiknya menyediakan fasilitas khusus seperti ruangan konsuJtasi khusus bagi pasien DM tipe II dengan gangren cliabetik. Peran perawat pun sangat penting dalam memberikan sentuhan hangat pada pasien agar mereka merasa nyaman dan memiliki harapan hidup lebih baik. Diharapkan penelitian selanjutnya dapat memasukkan faktor pendukung lainnya seperti faktor keluarga dan
lingkungan lainnya

Kata Kunci : stres, psikologi, mekanisme, koping, diabetes mellitus, gangren diabetik

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK