<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116050">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERSEPSI TOKOH MASYARAKAT TERHADAP QANUN NOMOR 7 TAHUN 2018 TENTANG PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI DI WILAYAH  KRUENG ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TEUKU RIZKIE ALFITRAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas  Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Qanun Nomor 7 Tahun 2018 tentang Daerah Aliran Sungai dibuat dengan tujuan untuk mewujudkan kualitas sertas kuantitas air yang baik serta untuk mewujudkan kelestarian fungsi dan manfaat sumber daya alam demi kesejahteraan masyarakat. Qanun tersebut digunakan sebagai landasan dalam menertibkan area Daerah Aliran Sungai di wilayah Krueng  Aceh  dan  menimbulkan  kontraversi  dimasyarakat  yang  menggunakan  lahan tersebut.  Penelitian  ini  menggunakan  teori  persepsi  yang  dicetuskan  oleh  Sarwito Wirawan  Sarwono  yang  menganalisis  proses  lahirnya  persepsi  yang  dilihat  dari  tiga indikator, yaitu; aspek kognitif, aspek afektif, dan aspek konatif dengan menggunakan metode  kualitatif  pendekatan  studi  kasus  yaitu  menyelidiki,  menemukan, menggambarkan, dan menjelaskan persepsi tokoh masyarakat terhadap Qanun Nomor 7 Tahun 2018. Adapun hasil dari penelitian ini berdasarkan fakta-fakta  yang tampak atau  sebagaimana  adanya  terkait  persepsi  tokoh  masyarakat  Gampong  Bakoy Kecamatan Ingin Jaya dan Gampong Limpok Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar yaitu Qanun Nomor 7 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai di wilayah  Krueng  Aceh  menimbulkan  kontraversi  di  masyarakat,  karena  kurangnya lapangan  pekerjaan  sehingga  masyarakat  terpaksa  menggunakan  lahan  milik  negara tersebut.  Pemerintah  seharusnya  melakukan  penertiban  hanya  kepada  oknum masyarakat  yang  mendirikan  bangunan  semi  permanen  maupun  permanen  di  daerah tersebut, tidak melakukan generalisir ke semua penerima manfaat area DAS Krueng Aceh. Selain itu, kebijakan pemerintah yang kontraversi dengan aturan yang dibuatnya justru mendapat penilaian yang tidak konsisten oleh masyarakat, karena adanya gedung Arsip  Nasional  Republik  Indonesia  (ANRI)  yang  melanggar  aturan  Qanun  justru dibiarkan beroperasi tanpa ditertibkan.  &#13;
Kata Kunci:  Persepsi, Daerah Aliran Sungai (DAS), Qanun.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116050</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-25 09:57:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-25 15:28:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>