<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="115895">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH SUHU TERHADAP PERKEMBANGAN EMBRIO DAN DAYA TETAS TELUR IKAN SEMAH (TOR DOURONENSIS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FIKRI AKBAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Permintaan masyarakat yang tinggi terhadap ikan semah belum diimbangi dengan budidaya ikan karena pasokan benih hanya mengandalkan hasil pemijahan di alam. Usaha budidaya ikan semah masih mengalami kendala yaitu, pertumbuhan ikan yang tergolong lambat dan suhu menjadi salah satu faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi pertumbuhan, kelangsungan hidup dan reproduksi ikan semah. Suhu memberikan pengaruh terhadap tingginya kematian ikan pada fase awal kehidupan serta dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan rata-rata dan berpengaruh langsung pada proses perkembangan embrio dan larva. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh suhu terhadap perkembangan embrio dan daya tetas telur ikan semah (Tor douronensis). serta mengetahui suhu optimal untuk perkembangan telur dan kelangsungan hidup ikan semah (Tor douronensis). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 pengulangan. suhu penetasan yang digunakan adalah 22oC, 24oC, 26oC, dan 28oC. parameter yang diamati adalah derajat pembuahan, derajat penetasan, kelangsungan hidup, fekunditas, abnormalitas larva, diameter telur dan embriogenesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan suhu terhadap perkembangan embrio dan larva ikan semah (Tor douronensis) Sebagian parameter memiliki pengaruh nyata (P0,05). Derajat Pembuahan tertinggi diperoleh pada perlakuan C (26 oC) yaitu sebesar 64,67 ± 2,51 dan terendah pada perlakuan A (22 oC) yaitu sebesar 27,33 ± 6,80. Derajat Penetasan tertinggi diperoleh pada perlakuan C (26 oC) yaitu sebesar 96,67 ± 1,54 dan terendah pada perlakuan A (22oC) yaitu sebesar 93,00 ± 1,00. Hasil pengamatan selama penelitian terhadap perkembangan embrio telur ikan semah menunjukkan bahwa masing-masing stadia dapat ditandai dengan karakteristik perkembangan embrio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada suhu yang tinggi (26oC) dapat meningkatkan proses metabolism ikan semah (Tor douronensis). Hasil dari pengamatan menyatakan bahwa semakin tinggi suhu inkubasi maka perkembangan embrio ikan semah Tor douronensis semakin cepat. &#13;
&#13;
Kata Kunci: Ikan semah, Suhu, Larva, Embrio</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>115895</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-22 11:41:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-22 14:57:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>