<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="115528">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN NELAYAN PUKAT CINCIN DI KOTA SABANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mifthahul Jannah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kesejahteraan masyarakat di bidang sosial pada dasarnya merupakan keadaan sosial yang memungkinkan bagi setiap warga negara untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup. Masalah pokok kehidupan sosial ekonomi nelayan adalah tidak menentunya pendapatan serta pengelolaan pendapatan yang kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesejahteraan nelayan pukat cincin di Kota Sabang dengan menggunakan pendekatan BPS dan Analisis Nilai Tukar Nelayan (NTN) di Kota Sabang. Perolehan rentang tersebut diperoleh dari penilaian skoring dari 8 Indikator Badan Pusat Statistik 2016. Indikator tingkat kesejahteraan nelayan berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS), dari 96 responden yang telah diwawancarai hasil tersebut menunjukkan bahwa nelayan di kota Sabang memiliki kesejahteran yang tinggi dengan rata-rata scoring sebesar 20. Hasil rata – rata pendapatan pemilik kapal di Kota Sabang sebesar Rp 64.593.333, sedangkan ABK sebesar Rp 11.466.111 yang terdiri dari pendapatan perikanan dan pendapatan non perikananan. Kemudian rata–rata pengeluaran pemilik kapal sebesar Rp 20.022.111, sedangkan ABK sebesar Rp 3.753.122 yang terdiri dari biaya usaha perikanan dan biaya kebutuhan pangan. Nilai Tukar Nelayan di Kota Sabang dari pemilik kapal maupun ABK sebesar 3,2 dan 3,1. Dari hasil tersebut dapat dilihat bahwa NTN &gt; 1. Berdasarkan kriteria ini dapat disimpulkan bahwa nelayan di Kota Sabang memiliki potensi surplus (jumlah pendapatan lebih besar dibandingkan dengan jumlah belanja) pendapatan yang dapat memenuhi kebutuhan pangan.&#13;
Kata Kunci : Kota Sabang, Pendapatan, Pengeluaran, NTN, Badan Pusat Statistik (BPS)</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>115528</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-20 15:13:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-21 11:24:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>