<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="115214">
 <titleInfo>
  <title>PERUBAHAN BUDAYA BU HIDANG KE ALA PRANCIS PADA ACARA PERNIKAHAN DI DESA GAMPONG BARO KECAMATAN SETIA BAKTI KABUPATEN ACEH JAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Irni Safriani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FISIPOL</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Budaya  bu  hidang  pada  masyarakat  Aceh  mengalami  pergeseran  budaya  menjadi French  Dinner  atau  yang  sering  disebut  prasmanan,  akan  tetapi  orang  Aceh kebanyakan  memakai  sebutan  ala  prancis.  Perubahan  tersebut  juga  terjadi  di  Desa Gampong  Baro,  oleh  karena  itu  tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  melihat bagaimana proses  perubahan  yang  terjadi  pada  budaya  bu  hidang  ke  ala  prancis  pada  pesta pernikahan  di  desa  Gampong  Baro,  Kecamatan  Setia  Bakti,  Kabupaten  Aceh  Jaya serta  bagaimana  proses  transisi  perubahan  dari  solidaritas  mekanik  ke  solidaritas organik yang ada pada masyarakat Gampong Baro. Penelitian ini menggunakan teori Solidaritas  Mekanik  dan  Organik  oleh  Emile  Durkheim  dengan  metode  penelitian kualitatif.  Hasil  penelitian  ini  adalah  proses  perubahan  yang  terjadi  pada  budaya  bu hidang  ke  ala  prancis  di  acara  pernikahan  itu  terjadi  secara  akulturasi,  dimana budaya  ala  prancis  yang  merupakan  budaya  asing  yang  masuk  ke  desa  Gampong Baro,  namun  di  terima  dengan  baik  oleh  masyarakatnya,  dan  di  sesuaikan  dengan budaya  asli  mereka  yaitu  budaya  bu  hidang.  Budaya  ala  prancis  di  terima  dengan baik  oleh  masyarakatnya  karena  budaya  ala  prancis  lebih  mudah  dan  instan  jika dibandingkan  dengan  budaya  bu  hidang.  Masyarakat  Gampong  Baro  mengalami perubahan  dalam  tahap  bertransisi,  dari  lingkungan  kehidupan  mekanik  ke lingkungan  kehidupan  organik.  Namun  pada  masyarakat  Gampong  Baro  tidak sepenuhnya  mempunyai  hubungan  solidaritas  organik,  dikarenakan  masyarakat Gampong  Baro  masih  mencoba  untuk  mempertahankan  budaya  asli  mereka.  Jadi hubungan solidaritas mekanik pun masih dimiliki oleh masyarakat Gampong Baro. &#13;
Kata kunci: Bu Hidang, Transisi, Solidaritas</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>115214</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-18 15:56:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-19 11:30:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>