<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114116">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR KELAS RENDAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AYU DEWI SETYAWATI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Olahraga</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Ayu Dewi Setyawati (2023). Analisis Perkembangan Motorik Kasar Peserta Didik Sekolah Dasar Kelas Rendah&#13;
	Perkembangan motorik kasar menjadi salah satu faktor penting dalam proses perkembangan individu secara keseluruhan, kemampuan motorik anak dapat berkembang melalui berbagai aktivitas pembelajaran dan pengalaman gerak anak baik di lingkungan keluarga maupun di lingkungan sekolah. Perkembangan motorik pada anak harus dideteksi sedini mungkin agar anak dapat berkembang sesuai dengan usianya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan motorik kasar peserta didik sekolah dasar kelas rendah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas I SD Negeri 16 Banda Aceh dan SD Negeri 62 Banda Aceh sebanyak 120 orang, sampel diambil sebanyak 50% dari populasi (60 orang) dengan menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data tes perkembangan motorik kasar menggunakan Test Of Gross Motor Development Second Edition (TGMD-2). Tes tersebut terdiri dari lokomotor dan kontrol objek. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: sebagian besar peserta didik yang berjumlah 42 orang memiliki kemampuan motorik kasar, yaitu (1) sebanyak 32 orang peserta didik dengan skor 90-110 dan persentase 54,3% berada dalam kategori “Rata-Rata/Average”, (2) sebanyak 7 orang peserta didik dengan skor 111-120 dan persentase 11,7%  berada dalam kategori “Di Atas Rata-Rata/Above Verage”, (3) dan sebanyak 3 orang peserta didik dengan skor 121-130 dan persentase 5% berada dalam kategori “Unggul/Superior” yang menunjukan bahwa kemampuan motorik kasar peserta didik sekolah dasar kelas rendah SD Negeri 16 Banda Aceh dan SD Negeri 62 Banda Aceh berada dalam kategori yang sangat baik. &#13;
&#13;
Kata Kunci: Perkembangan Motorik Kasar, Peserta Didik, Kelas Rendah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114116</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-04 16:11:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-04 16:28:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>