<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113821">
 <titleInfo>
  <title>TINDAK PIDANA MENGANGKUT HASIL HUTAN KAYU BAKAU TANPA DILENGKAPI SURAT KETERANGAN SAHNYAHASIL HUTAN  (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI STABAT)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Meidinar Sauqi Fitra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
MEIDINAR SAUQI FITRA, TINDAK PIDANA MENGANGKUT HASIL&#13;
HUTAN KAYU BAKAU TANPA&#13;
DILENGKAPI SURAT KETERANGAN&#13;
SAHNYA HASIL HUTAN (Suatu Penelitian di&#13;
Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Stabat) &#13;
2023 &#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala &#13;
 &#13;
 &#13;
(v,50), pp., bibl.,tabel. &#13;
  &#13;
 &#13;
 &#13;
 &#13;
 &#13;
            &#13;
Dr. Ida Keumala Jempa, SH., MH. &#13;
Pasal 12 huruf (e) Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang  &#13;
Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan menyatakan bahwa: Setiap orang&#13;
dilarang mengangkut, menguasai, atau memiliki hasil hutan kayu yang tidak&#13;
dilengkapi secara bersama surat keterangan sahnya hasil hutan sebagaimana yang&#13;
dimaksud pada Pasal 83 ayat (1) huruf (b) dipidana dengan pidana penjara paling&#13;
singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun serta pidana denda paling&#13;
sedikit Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) dan denda paling banyak Rp&#13;
2.500.000.000,00 (dua miliar lima ratus juta rupiah). &#13;
Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan faktor penyebab&#13;
terjadinya tindak pidana mengangkut hasil hutan kayu bakau tanpa dilengkapi surat&#13;
keterangan sahnya hasil hutan, modus operandi tindak mengangkut hasil hutan kayu&#13;
bakau tanpa dilengkapi surat keterangan sahnya hasil hutan, dan faktor penghambat&#13;
dalam penanggulangan tindak pidana mengangkut hasil hutan kayu bakau tanpa&#13;
dilengkapi surat keterangan sahnya hasil hutan.&#13;
Metode dalam penulisan skripsi ini adalah metode yuridis empiris. Bahan&#13;
hukum primer diperoleh melalui penelitian lapangan dengan melakukan wawancara&#13;
terhadap responden dan informan. Bahan hukum sekunder diperoleh melalui&#13;
penelitian kepustakaan dengan membaca referensi dan literatur yang berkaitan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, penyebab tindak pidana mengangkut&#13;
hasil hutan kayu bakau tanpa dilengkapi surat keterangan sahnya hasil hutan karena&#13;
faktor ekonomi, lemahnya pengawasan hutan, serta kurangnya pemahaman hukum&#13;
dan keterkaitan pengusaha dengan pejabat dan banyaknya permintaan kayu. Modus&#13;
operandi tindak pidana mengangkut hasil hutan kayu bakau tanpa dilengkapi surat&#13;
keterangan sahnya hasil hutan kerana awalnya pelaku menebang pohon bakau&#13;
dengan menggunakan kampak lalu membawa hasil pohon bakau menggunakan&#13;
sampan ke lokasi pembuatan arang dan untuk dijadikan keperluan membangun dan&#13;
memperbaiki rumah. Adapun faktor penghambat dalam menanggulangi tindak&#13;
pidana mengangkut hasil hutan kayu bakau tanpa dilengkapi surat keterangan&#13;
sahnya hasil hutan adalah lokasi sulit dijangkau, dan adanya oknum&#13;
yang membekingi.&#13;
Disarankan untuk kedepan para intansi terkait yang menanggani agar lebih&#13;
rutin untuk melakukan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat di kawasan hutan&#13;
agar kegiatan mengangkut hasil hutan kayu bakau tanpa surat keterangan sahnya&#13;
dapat ditanggulangi dan dihentikan. Dan juga diharapkan kepada jaksa dan hakim&#13;
agar menuntut dan menjatuhkan hukuman yang setimpal. &#13;
i</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113821</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-30 13:51:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-31 09:57:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>