<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113421">
 <titleInfo>
  <title>OUTAGE MANAGEMENT AUTOMATION QITA UNTUK MENURUNKAN DURASI PADAM PADA PENYULANG SAMAHANI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Eddi Saputra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Teknik Elektro</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Durasi pemadaman listrik akibat gangguan permanen di Aceh pada tahun 2020 masih membutuhkan waktu yang lama untuk proses restorasi, yang jelas tidak sesuai dengan SPLN 68-2:1986. Dalam makalah ini, kami mengusulkan skema efektif untuk meningkatkan nilai Indeks Durasi Gangguan Rata-rata Sistem (SAIDI) dengan mengurangi durasi pemadaman listrik yang disebut Outage Managenement Automation Qita (OMAQ). Skema yang diusulkan diimplementasikan pada sistem konfigurasi radial Samahani - Sibreh. Skema yang diusulkan dievaluasi berdasarkan Energy Not Supplied (ENS) dan nilai SAIDI. Skema yang diusulkan mengimplementasikan skema isolasi dengan mengisolasi bagian-bagian gangguan dari sistem dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ENS dan SAIDI mengalami penurunan menggunakan skema yang diusulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum implementasi OMAQ, nilai ENS untuk pengumpan Samahani dan Sibreh tercatat sebesar 4894 kWh dan 4282 kWh, masing-masing. Namun, setelah implementasi OMAQ, nilai-nilai ini turun secara signifikan menjadi 32 kWh dan 28 kWh. Demikian pula, nilai SAIDI (System Average Interruption Duration Index) untuk pengumpan Samahani dan Sibreh, sebelum implementasi OMAQ, tercatat sebesar 7,48. Setelah implementasi, nilai-nilai SAIDI mengalami penurunan yang signifikan, mencapai 0,026. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa skema yang diusulkan mengurangi nilai ENS dan SAIDI secara signifikan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ELECTRICITY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ELECTRIC LIGHTING</topic>
 </subject>
 <classification>621.32</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113421</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-18 16:44:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-23 11:03:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>