<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112069">
 <titleInfo>
  <title>PERENCANAAN HEADWAY, FREKUENSI DAN JUMLAH ARMADA FEEDER TRANSKOETARADJA RUTE LAMGUGOB - SIMPANG TUJUH ULEE KARENG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Al Qudri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kopelma Darussalam merupakan salah satu desa di Kota banda Aceh yang memiliki dua universitas yaitu Universitas Syiah Kuala dan Universitas Islam Ar-Raniry. Transportasi mahasiswa yang besar ke kawasan ini tentunya harus diakomodir oleh angkutan massal yang memadai. Namun, rute Transkoetaradja yang melayani kawasan ini hanya satu rute yaitu Pusat Kota (MRB) - Darussalam, sehingga masih ada kawasan yang belum terlayani oleh angkutan massal tersebut. Demi menanggulangi hal ini direncanakan beberapa rute baru diantaranya adalah rute Lamgugob – Simpang Tujuh Ulee Kareng. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan headway, frekuensi dan jumlah armada optimal untuk rute Lamgugob – Simpang Tujuh Ulee Kareng. Teknik analisis headway, frekuensi dan jumlah armada mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor SK.687/AJ.206/DRJD/2002. Pengumpulan data jarak tempuh kendaraan dan waktu perjalanan menggunakan metode floating car yang diambil pada hari Senin pada  jam puncak pukul 08.00 – 09.00 WIB dan jam tidak puncak pukul 16.00 – 17.00 WIB. Direncanakan dua jenis armada yaitu bus dengan kapasitas 27 penumpang dan minibus hiace dengan kapasitas 15 penumpang. Ditentukan 3 jenis skenario jumlah penumpang yang bersedia menaiki kendaraan umum yaitu 20%, 40% dan 60% dari total populasi. Berdasarkan peta rute rencana didapatkan 15 desa pada kawasan tinjauan dengan jumlah mahasiswa sebesar 4128 mahasiswa, terdapat 13 halte rencana. Kondisi maksimum terjadi pada skenario 60% dengan demand sebesar 845 orang/jam pada periode puncak dan 297 orang/jam pada periode tidak puncak. Kondisi maksimum untuk armada bus terjadi pada skenario 60% dengan headway selama, 2 menit pada periode puncak dan 4 menit pada periode tidak puncak, frekuensi sebanyak 32 trip pada periode puncak dan 11 trip pada periode tidak puncak, serta jumlah armada sebanyak 16 unit pada periode puncak dan 8 unit pada periode tidak puncak. Kondisi maksimum untuk armada minibus hiace juga terjadi pada skenario 60% dengan headway selama 1 menit pada periode puncak dan 3 menit pada periode tidak puncak, frekuensi sebanyak 57 trip pada periode puncak dan 20 trip pada periode tidak puncak, serta Jumlah armada 20 unit pada periode  puncak dan 10 unit pada periode tidak puncak. Hasil penelitian ini diharapkan dapat masukan kepada berbagai pihak yang berwenang terkait feeder Transkoetaradja rute Lamgugob – Simpang Tujuh Ulee Kareng.&#13;
&#13;
 Kata kunci	: demand, waktu siklus, headway, frekuensi, jumlah armada&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112069</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-27 09:16:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-27 10:04:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>